MAMUJU, POROSSULBAR – Warga Desa Hinua Kecamatan Bonehau Kabupaten Mamuju mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, mempertanyakan laporan kasus dugaan penyelewengan Anggaran Dana Desa (ADD) 2009-2015, yang telah mereka ajukan satu minggu yang lalu, Senin 22/1/2018.

“Empat orang perwakilan masyarakat Desa Hinua mendatangi kantor kejaksaan negeri Mamuju, kehadiran mereka memperjelas, sejauh mana tindakan pihak Kejari Mamuju, dalam memproses kasus korupsi ADD, yang di duga dilakukan oleh Kepala Desa Hinua, Kec. Bonehau.

“Amos Tokna merupakan salah satu masyarakat pelapor mengatakan, bahwa ADD Desa Hinua mulai dari 2009-2015. Ia menilai, anggaran tersebut tidak sesuai dengan realisasi kinerja program yang ada, dengan anggaran yang digelontorkan. Adapun program yang di laporkan, adalah program fisik berupa pembuatan lapangan dan jalan tani.

Kita menindaklanjuti laporan, apakah sudah di proses atau belum. Yang jelas banyak yang janggal pak, seperti pembuatan lapangan, jalan tani, tapi saya tidak tau itu. Yang saya tau perbaikan lapangan dengan anggaran 80.000,000 di kerjakan tahun 2017 tapi tidak selesai, kita bisa pakai itu lapangan karena masyarakat yang gotongroyong, “Terangnya.

Menanggapi laporan masyarakat tersebut, Kepala Kejari Mamuju, Andi Muh Hamka menyatakan, akan menindak lanjuti laporan tersebut dengan menyertakan data yang akurat dan akuntabel.

“Kami jelas, selaku Kejari disini menghimbau kepada warga yang datang membawa laporan kita akan tindaklanjuti. Saya minta dan saya himbau laporannya itu datanya harus akurat dan akuntabel, “ungkap Hamka, Kajari Mamuju.

Masih kata dia, “selama saya disini banyak laporan yang sudah masuk, setelah kita tindak lanjuti tidak ada bukti, hanya laporan-laporan biasa, “sambungnya.

Lebih lanjut, ia juga menyatakan, pihaknya akan langsung menyikapi laporan masyarakat yang telah ada, untuk segera mengambil keterangan guna untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Saya langsung perintahkan Kasi Intel untuk meminta keterangannya, melakukan interogasi, untuk proses lebih lanjut. Hanya butuh waktu, karena tenaga terbatas, tapi yang jelas begitu saya perintahkan Kasi Intel kita akan menyikapinya, “Tutupnya.  (*/end)