Terkait Penyambutan Atlet Daerah Berprestasi, Kades Bambu Ngaku “Kecewa”

 

MAMUJU, POROSSULBAR – Provinsi Sulawesi Barat khususnya Kabupaten Mamuju telah melahirkan pedayung Internasional, dan baru saja mengharumkan nama baik daerah yang Malaqbi ini pada gelaran Asian Games di Jakarta dan Palembang.

“Namun pihak pemerintah Provinsi dan Kabupaten justru seakan tidak merespon dan tidak memperhatikan Atlet yang telah membawa nama baik Sulbar hingga ke kancah Internasional.

Kepala desa Bambu, Syamsul Sahri, mengaku sangat kecewa terhadap Pemerintah Kabupaten dan Provinsi yang seakan tidak ada bentuk kepedulian dan perhatian kepada Atlet, yang telah berjuang membawa nama daerah dan Negara di ajang Internasional.

Saat kunjungan pulang ke daerah tanah kelahirannya untuk bertemu sanak saudara, namun pihak pemerintah setempat tidak sama sekali menyambut kedatangan Ramlah Baharuddin di Bandara Tampapadang Mamuju.

“Saya kira adik kita (Ramlah/red) bak pahlawan daerah, yang mana sudah mengharumkan nama bangsa Indonesia pada Asian Games baru-baru ini.

Dan ini menjadi kebanggaan tersendiri, terkhusus Kabupaten Mamuju dan Provinsi Sulawesi Barat, olehnya itu kita ingin melihat bagaimana bentuk kepedulian pemerintah setempat dan sekaligus juga memberi motivasi kepada atlet-atlet lain, kan itu yang kita harapkan,” ungkap Kades Bambu.

“Saya selaku pemerintah desa Bambu tentu sangat kecewa akan hal ini, yang mana sama sekali tidak ada acara penjemputan, Artis saja yang datang di sambut dengan begitu meriah, apalagi atlet putri daerah yang membuat kita bangga dan terkenal, ini Ramlah datang di Mamuju, tapi sama sekali tidak ada perhatian dan kepedulian dari pemerintah,” imbuh Syamsul dengan nada sedikit kecewa.

Lebih lanjut, asisten pelatih pusat pendidikan dan latihan olahraga pelajar (PPLP) Prov Sulawesi Barat, Samsul mengatakan, bahwa tiga hari sebelum Ramlah Baharuddin berkunjung ke Mamuju, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait, namun sampai dengan kedatangan atlet Dayung Internasional itu tidak dilakukan penjemputan setibanya di Bandara.

“Dikatakan, tiga hari sebelum kedatangan Ramlah saya sudah koordinasi dengan sekertaris Podsi Kab Mamuju melalui via telpon, saya bilang bagaimana ini pak Ramlah mau datang bagaimana tanggapan pihak pemerintah setempat, dan di jawab sudah di upload di website Koni menurut sekertaris Podsi.

Dan untuk Provinsi, kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Hamzih sendiri bertemu langsung dengan Ramlah di Palembang, yang tadinya ingin menghadiri acara penutupan Asian Games tapi tidak jadi, karena bertemu Ramlah. Akhirnya Kadispora Sulbar mendampingi Ramlah pulang ke Mamuju, setibanya di Bandara Tampapadang di sambut dan di antar menuju kantor Gubernur Sulbar,” jelasnya. (End)