MAMUJU,POROSSULBAR – Kejaksaan Negeri Mamuju kini kembali menetapkan seorang tersangka kasus korupsi Dana Bansos Kabupaten Mamuju tahun 2016 lalu senilai 7 Milyar 280 juta rupiah yang melibatkan Ayub, mantan kepala Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

Tersangka kedua, kasus korupsi Dana Bansos yang juga melibatkan Abdullah SE  (bendahara BPKAD) Kabupaten Mamuju , telah di lakukan pemeriksaan pada hari selasa 18/07/17, dan selama kurang lebih tiga jam di lakukan pemeriksaan di ruang tindak Pidana khusus (Pidsus), akhirnya tersangka di bawah ke Rutan kelas II B Mamuju.

Kepala pelaksana tugas Kejaksaan negeri Mamuju Jefri penanging Makapedua SH, mengatakan, tersangka dikenakan  Pasal 2 dan 3 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999  tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan acaman penjara untuk pasal 2 paling singkat 4 tahun dan maksimal 20 tahun. Sementara pasal 3 paling singkat 1 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

“Akibat dari perbuatan tersangka, Negara mengalami kerugian sebanyak kurang lebih 7 Milyar 280 Juta, tersangka terancam pidana sesuai pasal 2 paling singkat 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara, sementara pasal pada pasal 3 itu paling singkat 1 tahun dan maksimal 20 tahun penjara ,” tutup Jefri.

Laporan: DS