MAMUJU, POROSSULBAR – Tim Lawyer bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, pasangan Habsi – Irwan, memasukkan laporan ke Cyber Crime Polda Sulbar sejumlah akun media sosial seperti Instagram dan Facebook, Rabu (13/8).

Erwin SH, tim Lawyer Habsi – Irwan mengatakan, jadi tadi kami dari tim Lawyer Habsi – Irwan telah memasukkan laporan ke Cyber Crime Polda Sulbar, terkait adanya beberapa foto klien kami, yakni Pak Habsi dan Pak Irwan yang diedite oleh oknum tertentu.

Perlu kami jelaskan bahwa foto tersebut pada bagian kepala Habsi Wahid, digantikan oleh salah satu bakal calon Bupati, dan hal yang sama pula pada foto Irwan SP Pababari, juga telah digantikan oleh salah satu bakal calon Wakil Bupati,” kata Erwin.

Erwin menyebut bahwa tiga akun Instagram tersebut yang kami laporkan adalah atas nama sdk_ sosmev, termasuk akun Instagram yang mengedite foto Habsi – Irwan juga ikut dilaporkan atas nama @ais_reski oknum yang diduga mengedite foto tersebut serta akun Instagram atas nama @amry_azc.

” Setelah kami dari tim Lawyer melakukan pertemuan dengan Habsi – Irwan, tentu klien kami merasa terhina atas adanya foto tersebut, dimana diganti tanpa sepengetahuan mereka dalam hal ini tanpa adanya ijin dari klien kami,” ujar Erwin.

Jadi kami jelaskan bahwa di foto tersebut, pada bagian badan, itu tidak diedite, hanya pada bagian kepala sudah diganti dengan salah satu Paslon,” imbuhnya.

Ditanya soal progres dari tim Lawyer Habsi – Irwan ini untuk mengawal dugaan penghinaan pada kliennya, pihaknya mengaku akan tetap konsisten.

Jadi laporan tersebut tentu akan kita kawal, sampai adanya kejelasan status dari laporan ini,” tegas Erwin.

Tak hanya itu, salah satu akun Facebook juga ikut dilaporkan oleh tim Lawyer Habsi – Irwan.

Erwin menjelaskan, tadi juga kita melaporkan salah satu akun Facebook atas nama Agung Tapalang, dimana dalam facebook tersebut telah dituliskan yang diduga ujaran kebencian atau penghinaan yang dialamatkan kepada Bupati.

Lebih jauh, pengacara pentolan Universitas Muslim Indonesia Makassar ini menjelaskan bahwa, ada beberapa cuitan dari status atas nama Agung Tapalang diantaranya, ” ORANG TAPALANG BISA TONG JI MELAWAN INCAMBENK UNTUK MENUMBANGKANNYA?
SAYA Agung Tapalang siap melawan BUPATI.. ”

” Setelah karateker, TINADO yang menggantikannya.
TUMBANGKAN KEPALA DAERAH, DALAM HAL INI BUPATI..
OK SAHABAT…!! ”

“SEKALI LAGI TUMBANGKAN BUPATI…
GANTI BUPATI ???
KITA INGIN MELIHAT YANG LEBIH KEREN! ” .

Dari tiga tulisan tersebut yang di update melalui akun facebook, tentu kita melihat adanya ujaran kebencian dengan adanya kata mengajak,” ungkap Erwin.

“Sebagai stresingnya adalah, klien kami tentu sangat dirugikan atas lahirnya konten – konten yang seperti ini, sehingga kami melaporkan ke tim Cyber Crime Polda Sulbar dan tetap akan mengawal hal ini,” kunci Erwin. (**)

Penulis : Nur