MAMUJU,POROSSULBAR – Pelaksanaan Kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 99 tahun 2017 Kodim 1418 Mamuju yang dipusatkan di Desa Taan, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, TMMD ke 99 disambut dengan sangat baik oleh masyarakat.

Dengan jumlah 150 prajurit dan di Komandoi oleh Komandan Kodim (Dandim) 1418 Mamuju Letkol Arh Muh. Imran,M.Si sebagai Komandan Satuan Penugasan (Dansatgas) TMMD ke 99.

TMMD ke 99 tahun 2017 Kodim 1418 Mamuju, memiliki beragam target sasaran fisik dan non fisik. Namun demikian sasaran prioritas adalah membuat akses jalan yang menghubungkan tiga desa yaitu, Desa Taan, Desa Kopeang dan Desa Bela’, yang selama ini hanya bisa diakses dengan jalan kakiki atau menggunakan kuda.

Ket.Foto: Komandan Kodim 1418 Mamuju Saat Menjelaskan Gotong – Royong Pembangunan Jembatan Antara Prajurit TNI TMMD Bersama Masyarakat  Desa Taan, Kopeang dan Bala’.

Selain membuat akses jalan, prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Penugasan (Satgas) TMMD ke 99 tahun 2017 Kodim 1418 Mamuju, juga menyelesaikan sasaran pokok lainya, seperti pembuatan jembatan penghubung Desa Taan Dengan Desa Kopeang dan Desa Bela’, pembuatan gorong – gorong, serta renovasi rumah tidak layak huni dan poskamling.

Baca Juga: TMMD Ke-99, Kodim 1418 Mamuju Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba Di SMAN 1 Tapalang

Kepala Desa Taan Syawal saat diwawancarai mengatakan, sangat terima kasih dengan adanya program TMMD. Ia mengharapkan tahun berikutnya ada keterlibatan TMMD lagi untuk membantu membangun desa yang terisolir dan keterbelakang seperti Desa Taan, Kopeang dan Bala’.

“Kita sudah lihat hasilnya, dengan adanya TMMD ini, jalan penghubung yang dulu hanya bisa diakses dengan jalan kaki atau menggunakan kuda, ataupun menggunakan motor kalau musim kemarau. Kini kendaraan roda empat bisa mengaksesnya dengan bantuan TNI,” ungkapnya. Selasa (19/7)

Lanjut Syawal, menurut saya perkembangan akses jalan ini sudah 400% karena sudah empat kali lipat dari sebelumnya. Ia juga berharap, program TMMD berlanjut untuk tahun berikutnya.

Ditempat yang sama Kepala Desa Kopeang Jalil, juga mengatakan sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada TNI karena telah membenahi akses jalan penghubung tiga desa tersebut.

“Dulu itu pak, kalau kami mau ke kota harus jalan kaki sejauh 30 km lebih, jika ada yang sakit kami pun harus menggotongnya bahkan harus bermalam dijalan karena akses jalan yang begitu buruk,” papar Jalil.

Jalil menambahkan, bahwa dengan adanya TMMD ini masyarakat di dua desa yaitu Desa Kopeang dan Bala’ akhirnya merasakan kemerdekaan yang telah lama dinanti – nantikan oleh masyarakat karena sebelumnya kami belum merasakan yang namanya kemerdekaan.

Ia juga berharap agar program TMMD tersebut bisa tembus sampai ke Desa Kopeang dan Bala’ agar mereka bisa juga merasakan kemeerdekaan. Tutup jalil.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah salah satu wujud Operasi Bakti TNI, kegiatan tahunan kerjasama TNI dengan pemerintah yang fokus membantu program fisik infrastruktur. Program TMMD merupakan program berskala besar, karena bersifat nasional.

Dan tujuannya adalah meningkatkan akselerasi pembangunan di pedesaan yang terisolir, tertinggal, dan terbelakang.

Laporan: Farid Al-Jawani