MAMUJU, POROSSULBAR –  Aliansi pemuda dan mahasiswa anti investasi asing melakukan unjuk rasa. Sekitar pukul 3.00 dinihari tadi  disimpang 5 jln trans sul-bar.7//12//2017.

Aksi demo yang mengecam usir kedubes As ini berlangsung di simpang lima JL.trans sul-bar dan menimbulkan kemacetan, masa menolak kedatangan kedubes As karna dianggap hanya membawa tekanan berat pada indonesia dan pemerintah.

 Masa juga menolak NEOLIBERALISASI demi keutuhan NKRI ,menurut para aksi Neoliberalisasi akan membawa aliran aliran politik buruk bagi NKRI.

 “Sakit hati yang ditimbulkan oleh kelakuan AS terhadap ingatan sejarah indonesia moderen inilah yang membuat kami menolak lupa,kekejaman kekejaman para investor yang selalu merampas SDA dan memperbudak rakyat pribumi.ujar salah satu masa aksi

Lanjut ” ini jelas bahwa dari kunjungan kedubes As di sul-bar dalam rangka peresmian  pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang ada dipulau karampuang dinihari justru mengundang kecurigaan besar terhadap pihak As yang melirik tambang URANIUM yang ada ditapalang.

Gerakan kali ini kami juga menolak dan menyoroti klaim lahan yang dilakukan oleh PT.BARA INDOCO ,terhadap hamparan areal diwilayah kec. Tapalang seluas 27.370 hektar yang mendukung rencana investasi pabrik biomass eneryy dan woodplalett disulawesi barat.

 Di indonesia faham ini mulai melasungkan praktek praktek penindasanya sejak diterbitkan UU(NOMOR 1/967). Tentang penanaman modal asing oleh bapak presiden kedua ( SOEKARNO) ditandai oleh masuknya perusahaan milik amerika yakni PT.FREPORT,yang hingga hari ini masih beroprasi.

  Demonstran yang tergabung dari ( FPPI FIMKOT MAMUJU. GMNI CAB MAMUJU,MAPER,KOMKAR,BEM FAKULTAS TEKNIK UNIKA.

   Dalam tuntutannya

    1 Tolak kunjungan kedubes

  1. Tolak hutan tanaman industri disulbar

    3 .Tolak pengelolaan tambang uranium ditapalang

  1. Segerakan nasionalisasi aset asing
  2. perjelas peta HGU

     6.Tolak pabrik kelapa sawit didesa kambunong

     7.Hentikan negosiasi asing

     8Stop tindakan refrensip dan intimidasi terhadap masarakat ditanah papua

     Masa berjanji akan kembali turun kejalan jika permintaannya tdk terkambulkan.