MAMUJU, POROSSULBAR – Workshop yang digelar Pengurus Provinsi Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulawesi Barat di sekretariat IWO jalan Pababari Mamuju, Rabu (24/1/2018) berjalan penuh hikmat dan santai.

Materi materi pembelajaran jurnalistik juga sangat bermanfaat bagi para wartawan yang tergabung di IWO Sulbar termasuk teman teman wartawan dari Pasangkayu, yang ingin jauh lebih memahami kedalaman profesi wartawan

Sekretariat IWO Sulbar, jalan Pababari Mamuju, Selasa 23 Januari 2018

Materi pembelajaran dibawakan langsung Ketum DPP IWO, Jodhy Yudono yang juga merupakan redaktur senior Kompas.com serta Sekjen IWO pusat, Bivi Edward Panggabean yang juga redaktur senior Liputan6.com.

“Ketum Jodhy lebih banyak memberikan saran tentang cara penulisan dan cara memahami suatu peristiwa agar bisa menjadi informasi yang layak di komsumsi publik, seperti masalah kemanusiaan dan infrastruktur pemerintah. Tak lupa pula, dalam diskusi ini dilakukan sesi tanya jawab bagi pewarta yang ingin menggali lebih banyak ilmu kewartawanan.

“Salah satu peserta pun bertanya tentang layak kah seorang wartawan melakukan uji kompetensi untuk menjadi wartawan hebat? Jodhy Yudono menilai Uji Kompetensi Wartawan adalah suatu langkah mundur bagi bangsa ini. Jodhy menganggap Wartawan yang melakukan Uji Kompetensi telalu berkiblat pada budaya barat, “jelasnya.

Sedangkan untuk menjadi wartawan yang profesional cukup memahami kode etik jurnalistik serta tidak memberikan berita bohong atau Hoax, mengingat Jodhy dan Edward juga tidak pernah melakukan Uji Kompetensi, tapi yang di lihat karya karya beliau juga sangat di pandang dan dikenal oleh jajaran wartawan senior di Indonesia.

Di akhir penutup, kedua Wartawan Kondang ini menaruh harapan kiranya para wartawan, khususnya yang berada di Sulbar agar bekerja tanpa mengenal rasa takut, cermat dalam menulis dan juga mempunyai insting yang prima, profesional serta dapat membangun kecerdasan bangsa melalui karya tulisnya yang disajikan dalam berita, “tutup Edward. (*/Asr)