MAMUJU – Memasuki hari pertama bulan suci Ramadhan, jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Barat memastikan komitmen pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kepala Bagian TU dan Umum, M. Tahir, meninjau langsung kesiapan petugas dan fasilitas layanan guna memastikan operasional tetap berjalan dengan baik, (Kamis, 19/2/2026)
Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Kakanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, agar seluruh jajaran tetap menjaga integritas dan profesionalitas kerja.
“Ibadah puasa bukan menjadi alasan untuk menurunkan produktivitas, melainkan momentum untuk berpahala dan memberikan pengabdian terbaik secara ikhlas kepada Masyarakat” ujar M. Tahir menyampaikan pesan Kakanwil
Selain itu, giat yang dilakukan oleh Kabag TU dan Umum ini merupakan wujud nyata implementasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi pada pembangunan Zona Integritas (ZI) di jajaran Kanwil Kemenkum Sulbar. “Pengawasan ini juga bertujuan memastikan standar pelayanan tetap terjaga demi mewujudkan wilayah birokrasi yang bersih dan melayani” lanjutnya
Lebih jauh M. Tahir menjelaskan bahwa Masyarakat tetap dapat mengakses berbagai layanan di lingkungan Kemenkum Sulbar melalui Layanan Tatap Muka: Layanan konsultasi, Pendampingan pendaftaran Perseroan Perorangan, pendampingan layanan pendaftaran Kekayaan Intelektual (Merek, Hak Cipta, Paten) serta sejumlah layanan lainnya.
“Untuk layanan online, dapat mengakses secara mandiri melalui portal AHU Online, aplikasi pendaftaran merek/hak cipta secara daring, hingga layanan informasi hukum dan sejulah layanan online lainnya” sambungnya
Secara terpisah, Kakanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, menegaskan bahwa pelayanan publik yang transparan dan akuntabel adalah prioritas utama.
“Kami memastikan tidak ada hambatan dalam pelayanan meskipun dalam suasana puasa. Petugas kami tetap siaga di jam operasional yang telah ditentukan untuk melayani kebutuhan masyarakat,” ujar Saefur.
Hal ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi. Untuk itu, Saefur meminta seluruh kepala divisi dan jajaran untuk melakukan pemantauan berkala guna mengantisipasi adanya kendala teknis di lapangan.
Saefur menilai, kedisiplinan yang ditunjukkan para pegawai pada hari pertama puasa ini merupakan cerminan dari budaya kerja yang solid. Ia berharap konsistensi ini dapat terus dipertahankan demi tercapainya target-target kinerja organisasi.

Comment