Mamuju — Jalan berlumpur, akses sempit, dan medan yang belum bisa dilalui kendaraan roda empat tak menjadi penghalang bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamuju Papalang Topore untuk menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke wilayah terpencil.
Di tengah keterbatasan akses menuju SDN Waisirumpa, Desa Batuampa, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, semangat petugas tetap menyala demi memastikan anak-anak di pelosok tetap mendapatkan hak yang sama atas makanan bergizi.
SPPG Mamuju Papalang Topore yang dipimpin oleh Indra Surya Dewa bersama Yayasan Insan Ulil Amri harus menghadapi medan berat saat awal operasional penyaluran MBG. Jalur menuju sekolah bahkan belum dapat dilewati mobil, sehingga proses distribusi dilakukan dengan penuh perjuangan.
Namun bagi pihak SPPG, kondisi tersebut bukan alasan untuk menghentikan pelayanan.
“Kami hanya berharap kebutuhan gizi seluruh anak bisa terpenuhi secara merata, termasuk anak-anak yang berada di daerah pelosok. Tidak ada alasan untuk tidak menjalankan program mulia dari Bapak Presiden, apa pun rintangannya,” ujar Kepala SPPG Mamuju Papalang Topore, Indra Surya Dewa.
Suasana haru terlihat saat makanan bergizi akhirnya tiba di SDN Waisirumpa. Bagi para siswa, kehadiran program MBG bukan hanya tentang makanan, tetapi juga bentuk perhatian negara yang kini mulai dirasakan hingga ke daerah terpencil.
Pihak sekolah pun mengaku sangat bersyukur atas hadirnya program tersebut. Mereka menilai MBG menjadi bantuan besar bagi para siswa yang selama ini berada jauh dari akses pelayanan yang memadai.
“Kami sangat berterima kasih atas adanya program MBG ini. Anak-anak sangat senang dan terbantu. Kami juga berharap akses jalan menuju sekolah segera diperbaiki agar distribusi ke depan bisa lebih lancar,” ungkap Di balik perjalanan berat menuju pelosok Batuampa, tersimpan pesan kuat tentang pemerataan dan kepedulian. Bahwa di tengah keterbatasan, masih ada semangat untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapat kesempatan tumbuh sehat dan belajar dengan layak, tanpa dibedakan oleh jarak maupun kondisi wilayah.

Comment