News
Home » Berita » Lantik Pejabat Nonmanajerial, Kakanwil Kemenkum Sulbar Dorong ASN Profesional

Lantik Pejabat Nonmanajerial, Kakanwil Kemenkum Sulbar Dorong ASN Profesional

Mamuju – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menekankan bahwa pengangkatan dalam jabatan fungsional merupakan bentuk kepercayaan negara yang harus dijawab dengan kinerja, profesionalisme, dan tanggung jawab yang tinggi. Menurutnya, setiap aparatur sipil negara dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas diri guna mendukung terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas.

Pernyataan tersebut disampaikan Saefur Rochim saat melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Nonmanajerial di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat yang berlangsung di Aula Pengayoman, Kamis (25/6/2026).

Pelantikan tersebut mencakup pengangkatan pejabat dalam Jabatan Fungsional Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama dan Analis Kekayaan Intelektual Ahli Pertama yang dilaksanakan secara virtual. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan organisasi melalui penataan sumber daya manusia yang profesional dan kompeten sesuai kebutuhan instansi.

Dalam sambutannya, Saefur Rochim menyampaikan bahwa transformasi birokrasi yang terus berkembang menuntut hadirnya ASN yang mampu bekerja secara adaptif, kreatif, dan berorientasi pada hasil.

“Jabatan yang saudara emban hari ini bukan hanya pengakuan atas kompetensi yang dimiliki, tetapi juga tanggung jawab untuk menghadirkan kinerja terbaik bagi organisasi. Tunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan inovasi dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Saefur Rochim.

DJKI Dorong Komersialisasi Produk Indikasi Geografis melalui Etalase Khusus Tokopedia dan TikTok Shop

Ia menjelaskan bahwa Analis SDM Aparatur memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan sumber daya manusia yang modern, mulai dari perencanaan kebutuhan pegawai, pengembangan kompetensi, hingga evaluasi sistem manajemen ASN yang efektif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Analis Kekayaan Intelektual diharapkan mampu berkontribusi dalam penguatan layanan kekayaan intelektual melalui pelaksanaan analisis, pendampingan, serta pemberian edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya perlindungan hak atas karya dan inovasi.

Menurut Saefur Rochim, perkembangan ekonomi berbasis pengetahuan dan inovasi menuntut adanya perlindungan kekayaan intelektual yang semakin kuat. Oleh sebab itu, keberadaan pejabat fungsional di bidang tersebut memiliki peran strategis dalam mendorong tumbuhnya ekosistem inovasi yang sehat dan berdaya saing.

Lebih lanjut, ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk terus mengembangkan kompetensi, menjaga integritas, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh unsur organisasi. Selain kemampuan teknis, ASN juga harus mampu membangun komunikasi dan kerja sama yang baik demi tercapainya target kinerja institusi.

“Teruslah belajar, tingkatkan kapasitas diri, dan jadilah aparatur yang mampu memberikan solusi atas berbagai tantangan organisasi. Keberhasilan institusi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimilikinya,” pesannya.

Kemenkum Sulbar Ikuti Bimtek Bersama Meta Indonesia, Perkuat Kehumasan

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut turut disaksikan oleh jajaran pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat fungsional, rohaniwan, serta pegawai di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulawesi Barat.

Melalui penguatan jabatan fungsional ini, Kanwil Kemenkum Sulbar optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *