News
Home » Berita » Badan Penghubung Sulbar Garap Pertunjukan Tari Kolosal Legenda La Salaga untuk Dipentaskan di Jakarta

Badan Penghubung Sulbar Garap Pertunjukan Tari Kolosal Legenda La Salaga untuk Dipentaskan di Jakarta

Jakarta – Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat tengah menggarap sebuah pertunjukan tari kolosal yang mengangkat kisah kepahlawanan La Salaga, tokoh legendaris Kerajaan Mamuju, sebagai bagian dari upaya pelestarian sekaligus promosi budaya Sulawesi Barat di tingkat nasional.

Pertunjukan tersebut akan mengisahkan perjalanan hidup La Salaga, yang juga dikenal sebagai I Sallarang Daeng Mallari, Raja Mamuju yang memerintah pada tahun 1575–1585. Sosok ini dikenal sebagai figur bersejarah yang merepresentasikan perpaduan budaya Sulawesi dan Bali.

Lahir sebagai putra mahkota Kerajaan Mamuju, La Salaga dibesarkan di Kerajaan Badung, Bali. Dalam perjalanan hidupnya, ia tumbuh menjadi seorang ksatria yang turut bertempur melawan suku Sasak di Lombok sebelum kembali ke tanah leluhurnya untuk memimpin Kerajaan Mamuju. Di bawah bimbingan Syekh Zakariya Al-Maghribi, La Salaga juga dikenang sebagai salah satu penguasa yang berperan dalam penyebaran agama Islam di wilayah Mandar.

Kepala Sub Bidang Promosi Informasi dan Investasi Daerah Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Nurul Farasmy, mengatakan bahwa penggarapan pertunjukan ini merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Sulawesi Barat kepada masyarakat luas melalui pendekatan seni pertunjukan.

“Legenda La Salaga memiliki nilai sejarah, kepahlawanan, toleransi budaya, dan nilai religius yang sangat kuat. Melalui seni tari, kami ingin menghadirkan kisah tersebut dalam bentuk pertunjukan yang menarik, edukatif, dan mampu memperkenalkan identitas budaya Sulawesi Barat kepada masyarakat Indonesia,” ujar Nurul.

Coffee Morning dan Sinergi Strategis: Kemenkum Sulbar bersama Pemda Mamasa

“Dalam penyusunan konsep, alur, dan narasi pertunjukan, kami berkoordinasi langsung dengan Maradika Mamuju, Bau Akram Dai, guna menjaga keaslian, keabsahan, dan nilai historis legenda La Salaga agar tetap sesuai dengan warisan budaya Kerajaan Mamuju. Kami berharap pementasan ini menjadi salah satu media promosi budaya yang efektif sekaligus membangkitkan kebanggaan masyarakat Sulawesi Barat terhadap warisan sejarah yang dimiliki,” sambungnya.

Menurutnya, pertunjukan ini akan melibatkan seniman, koreografer, musisi, serta pelaku budaya Sulawesi Barat dengan memadukan unsur tari tradisional, dramatari, musik etnik, dan tata artistik modern. Penggarapannya tetap mengedepankan nilai-nilai sejarah, filosofi, dan kearifan lokal yang terkandung dalam legenda La Salaga sehingga dapat menjadi tontonan yang edukatif sekaligus inspiratif.

Program ini sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pelestarian budaya sebagai bagian dari implementasi Panca Daya, khususnya pada aspek pembangunan SDM unggul yang berkarakter, berbudaya, dan berdaya saing.

Kisah La Salaga sendiri telah dikenal melalui berbagai karya seni, mulai dari lukisan bergaya Kamasan Bali, pertunjukan tari kolosal, hingga penerbitan buku trilingual berbahasa Mandarin, Indonesia, dan Inggris yang dipamerkan dalam program Lontara Project di sejumlah museum di Eropa. Melalui penggarapan pertunjukan di Jakarta ini, Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat berharap warisan sejarah tersebut semakin dikenal oleh masyarakat luas serta menjadi media promosi budaya, pariwisata, dan identitas Sulawesi Barat di tingkat nasional maupun internasasional.

Pertunjukan tari kolosal Legenda La Salaga direncanakan akan menjadi salah satu sajian budaya unggulan Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat di Jakarta, sekaligus menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan warisan budaya leluhur dan memperkenalkan kekayaan sejarah Sulawesi Barat kepada generasi muda serta masyarakat Indonesia.

Kodim 1418/Mamuju Bangun Jembatan Gantung untuk Tingkatkan Aksesibilitas Warga di Kelurahan Bebanga

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *