MAMUJU, POROSSULBAR – Cabup petahana nomor urut dua, Habsi Wahid kembali menggelar kampanye terbatas di lingkungan Karema Selatan, BTN Passokorang, jalan Soekarno Hatta Mamuju, Jumat (20/11/20).

Habsi Wahid didampingi tim koalisi kerakyatan yang juga tokoh pendidikan Sulawesi Barat, Amran HB, ketua DPRD Mamuju Aswar Anshari Habsi, pengurus partai NasDem, Rusli Muis dan sejumlah juru kampanye.

Tokoh pendidikan Sulawesi barat Dr.Amran HB menuturkan, hanya ada dua calon di Pilkada ini. Habsi sebagai Cabup memulai rekam jejaknya menjadi ketua RW, kepala bidang, kepala dinas, dan asisten serta menjadi Sekda 13 tahun track record ini tak perlu lagi diragukan.

“Artinya ahli di bidang birokrasi,” sebut Amran.

Amran mengatakan memilih bupati tidak sama memilih DPR, sebab bupati mengatur banyak hal di pemerintahan utamanya Peraturan daerah, dan infrastruktur.

Tentu kata dia jika menyebut percepatan pembangunan kepemimpinan sebelumnya dan pemerintahan sekarang, sama halnya membandingkan yang tidak sebanding.

“Beliau, 4 tahun 8 Bulan jumlah jalanan perintisan dan hingga pengaspalan jalan 337 kilometer, membandingkan pemerintahan sebelumnya hanya 117 kilometer,” sebutnya lagi.

Mantan Dewan pendidikan provinsi Sulawesi Barat ini menjelaskan, masyarakat harus sebetulnya berfikir jika memilih pemimpin berdasarkan kriteria dan pantas memperjuangkan daerah.

“Waktu tersisa beberapa hari lagi, kita jika ingin beliau kembali menjadi Bupati, maukah kita membantu pak Habsi dan Irwan untuk mengajak keluarga kita, kerabat dan teman untuk memilih beliau,” pungkasnya. (adr/**)