Mamuju-Media Poros Sulbar. Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Sulawesi Barat telah membuka pendaftaran pemasukan berkas sebagai tenaga Pendamping Desa untuk ditugaskan di tiap-tiap Desa yang tersebar yang ada di Prov. Sulbar.

Perekrutan tenaga pendamping Desa sesuai dengan arah kebijakan Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PTT) utuk dapat mewujudkan Desa yang Mandiri dalam segi Pemberdayaan dan Pembangunan sesuai dengan amanat Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014.

Kepala BPMPD Prov. SulbarDR. Junda Maulana, M.Si, saat di konfirmasi dikantornya

Kepala BPMPD Prov. SulbarDR. Junda Maulana, M.Si, saat di konfirmasi dikantornya.

“Sesuai arahan Kementrian Desa dan PTT, tahap awal pengisian Desa yang belum ada fasilitator dari PMPM Mandiri, guna mewujudkan Desa yang Mandiri,” Kata Kepala BPMPD Prov. Sulbar Junda Maulana di Mamuju, Selasa, (04/08).

Mantan karateker Bupati Mamuju Tengah (Mateng) itu menambahkan, kriteria dan jumlah tenaga pendamping yang dibutuhkan sebanyak 293 dengan rincian 220 orang tenaga pendamping lokal Desa dengan Ijazah minima SLTP sederajat, untuk tenaga pendamping Desa/Kecamatan sebanyak 61 orang dengan Ijazah minimal Diploma III (DIII) sedangkan untuk tenaga ahli/tingkat Kabupaten sebanyak 12 orang dengan ijazah minimal Strata 1 (S1).

“Pengalaman Kerja dan Pengalaman Organisasi yang sifatnya pemberdayaan dan pendampingan, juga menjadi syarat utama menjadi tenaga pendamping Desa”Tambah Junda. (*DS*)