MAMUJU, POROSSULBAR — Pemerintah Kabupaten Mamuju, melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan, mengalokasikan sejumlah anggaran untuk berbagai kegiatan yang dibutuhkan petani dan peternak.

“Sayangnya, alokasi anggaran yang disiapkan harus dikurangi, karena digunakan untuk penanganan covid-19.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Mamuju, Alwinuddin, menuturkan tahun ini jalan tani dialokasikan adalah lebih banyak aspirasi maupun program rutin dinas.

“Namun, karena adanya refocusing anggaran maka jalan tani tersebut ditunda untuk tahun depan,” sebutnya.

Dan tahun ini juga, kata dia, ada beberapa titik itu yang sudah diprogramkan di akhir tahun 2019, akan tetapi karena pandemi covid-19 ini. Semua kegiatan-kegiatan untuk jalan tani dialihkan ke angaran ke covid-19.

“Untuk tahun 2020 ini, jalan tani hanya ada satu titik saja yang direalisasikan diawal tahun.

“Setelah itu, ada surat edaran dari pemerintah untuk melakukan refocusing anggaran,” ucap Alwinuddin, saat dikonfirmasi di ruangannya, Kamis (8/10).

Akibat pengalihan anggaran tersebut, maka terdapat sekitar 15 titik jalan yang harus tertunda pengerjaannya.

“Kami programkan jalan tani di tahun 2020 ini, namun tertunda. Maka program tersebut akan menjadi prioritas di tahun 2021,” tutupnya. (And/**)