News
Home » Berita » Dari Dapur Gizi ke Harapan Hidup: Cerita SPPG Tawalian Mamasa dan Program MBG

Dari Dapur Gizi ke Harapan Hidup: Cerita SPPG Tawalian Mamasa dan Program MBG

Mamasa – Setiap pagi, aktivitas di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tawalian Mamasa dimulai lebih awal. Di balik kepulan uap masakan dan aroma bahan pangan segar, tersimpan harapan besar bagi ribuan anak dan keluarga di Kabupaten Mamasa.

Berlokasi di Jl. Poros Tawalian, SPPG Tawalian Mamasa kini melayani 28 titik layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan total 2.920 penerima manfaat. Sasaran program ini mencakup anak-anak PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga para santri—mereka yang setiap harinya membutuhkan asupan gizi cukup untuk tumbuh sehat dan belajar dengan baik.

Bagi Oktovianus M, S.Kom, Kepala SPPG Tawalian Mamasa, MBG bukan sekadar program memasak dan membagikan makanan.

“Yang kami bangun adalah masa depan anak-anak Mamasa. Gizi yang baik hari ini akan menentukan kualitas generasi esok,” ujarnya.

Setiap menu disusun dengan penuh perhitungan. Rifni, S.Gz, selaku ahli gizi SPPG, memastikan makanan yang disajikan aman, bersih, dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak. Sementara itu, Rostikasari Banglangik, S.Ak menjaga pengelolaan keuangan agar program berjalan transparan dan berkelanjutan.

SPPG Sesenapadang–Orobua Jadi Tumpuan Gizi Anak, MBG Jangkau Ribuan Penerima

Namun dampak MBG tidak berhenti di piring makan anak-anak. Program ini juga menggerakkan ekonomi lokal. Bahan pangan yang digunakan berasal dari petani dan pelaku usaha di sekitar Mamasa—mulai dari sayur-mayur, buah-buahan,

rempah-rempah, kacang-kacangan, hingga tahu dan tempe buatan warga setempat. Setiap belanja bahan pangan menjadi sumber penghasilan baru bagi petani dan pedagang pasar.

Lebih dari itu, SPPG Tawalian Mamasa membuka peluang hidup bagi masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan tetap. Sebanyak 47 relawan lokal kini bekerja di dapur SPPG. Bagi mereka, Program MBG bukan hanya tentang pekerjaan, tetapi tentang harapan—harapan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan hidup yang lebih layak.

SPPG Tawalian Mamasa berada di bawah naungan Yayasan Andi Amar Maruf Sulaiman, yang secara konsisten mendukung keberlangsungan Program MBG sebagai bagian dari upaya membangun manusia Mamasa yang sehat, cerdas, dan mandiri.

Di Mamasa, Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar kebijakan. Ia hidup di dapur-dapur sederhana, di ladang petani, di pasar tradisional, dan di senyum anak-anak yang kini bisa belajar dengan perut kenyang serta masa depan yang lebih cerah.
Laporan: Fikran Zikry Rahman

Dukung Akses Keadilan Yang Merata, Kemenkum Sulbar Ikuti Peresmian Posbankum Provinsi Kalsel

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *