MAMUJU, POROSSULBAR – Tokoh masyarakat Pitu Ulunna Salu’ (PUS) H.Damris berpesan kepada warga PUS, agar jangan mau di propaganda atau terprovokasii terkait statement ‘Pendatang Penyebab Kemiskinan’ yang dipelintir dan dipolitisasi sejumlah oknum.

“Saya sebagai orang PUS, tidak setuju kalau ada orang PUS yang tersinggung dengan statement Habsi Wahid terkait warga pendatang baru.

“Karena statement tersebut tidak membicarakan ataupun menyinggung masalah suku, ras maupun agama,” ujar H.Damris.

Dijelaskan lagi, bahwa statement pendatang baru yang dijelaskan Habsi dalam Debat kemarin Sabtu (31/10), adalah warga pendatang baru yang masih mencari pekerjaan, dan belum mempunyai tempat tinggal tetap di Mamuju. Serta tidak ada sama sekali membahas suku.

“Pendatang baru inilah yang di data oleh BPS dan dijelaskan Habsi dalam Debat,” terangnya.

“Jadi kenapa kita mesti tersinggung dan sampai membawa suku warga PUS, sedangkan tidak pernah ada kata yang terlontar menyinggung suku, ini yang harus mereka pahami,” lanjut Damris.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Mamuju sekaligus Anggota DPRD Provinsi Sulbar tersebut juga berpesan, tidak boleh ada yang bisa mengklaim bahwa PUS harus tersinggung, karena merasa penyebab kemiskinan. Sebab sampai detik ini masyarakat tak pernah merasa PUS penyebab kemiskinan di Mamuju.

“Jadi intinya tidak ada yang bisa klaim, bahwa masyarakat PUS harus tersinggung. Dan ketika ada yang merasa tesinggung saya anggap itu adalah provokator,” pungkas Damris, via sambungan telepon. (rls//**)