MAMUJU, POROSSULBAR – Politisi sekaligus Ketua DPD partai Golkar Mamuju, yang masuk dalam Koalisi Kerakyatan Habsi-Irwan, yakni H.Damris yang mengkritik cara berpolitik kubu penantang, dalam Pilkada Mamuju yang dianggap akalnya sudah tidak sehat lagi.

H.Damris kepada media ini, Minggu (1/11) mengatakan, bahwa kubu penantang harusnya lebih menjabarkan visi-misi nya dalam debat kemarin.

Dan mestinya, bagaimana cara memenangkan hati masyarakat Mamuju, bukan malah memprovokasi dan mempolitisasi sebuah statement dan cenderung membuat kegaduhan.

“Selaku kader parpol, saya melihat kubu penantang ini sudah tidak sehat lagi akalnya, dalam menanggapi kalimat yang dilontarkan seterunya, semua malah dipolitisasi dan kini memprovokasi orang,” ujar Damris.

“Membangun Mamuju, bukan hanya dilihat dari infrasturuktur gedung dan sebagainya, tapi kita harus membangun mental masyarakat. bukan malah merusak opini masyarakat dengan cara menjadi provokator,” lanjutnya.

H.Damris merupakan salah satu Tim koalisi yang hadir langsung diruangan Debat Publik Pilkada Mamuju yang diselenggarakan KPU kemarin, Sabtu(31/10).

Dia katakan, Habsi-Irwan terlihat sangat siap dalam menjawab semua pertanyaan Panelis, sedangkan penantang selalu menjawab tidak nyambung, dan terkesan keluar dari konteks.

“Kubu penantang hanya semata-mata mencari kesalahan pemerintah, bukan malah menjelaskan visi-misinya. Yang sebenarnya mereka saja sulit menjelaskan, karena program unggulan mereka, seperti Kartu itu mustahil untuk diberlakukan, karena pasti akan berbenturan dan menabrak regulasi yang sudah ada,” pungkas Damris. (rls//**)