MAMUJU, POROSSULBAR – Sejak tahun 2016 pemerintah kabupaten Mamuju telah melakukan sertifikasi guru pada jenjang PAUD, SD, dan SMP sebanyak 4.324 guru atau 60,43 persen dari total 7.155 guru selama periode 2016-2019.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Mamuju, Dra. Hj. Murniani, MM. mengatakan saat ditemui di ruang kerjanya terkait dengan peningkatan kualitas tenaga pendidik melalui program sertifikasi dan berbagai tunjangan untuk tenaga pendidik, Rabu (16/9/2020).

Murniani mengaku bahwa setiap guru atau tenaga pendidik tidak langsung di sertifikatkan akan tetapi melalui proses, mereka harus pelatihan dulu baru bisa mendapatkan sertifikasi guru.

” Jadi untuk sertifikasi itu butuh proses, tidak serta-merta diberikan sertifikat untuk mendapatkan gelar guru yang profesional,” jelas Murniani.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah kabupaten Mamuju melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga kabupaten Mamuju, setiap tahun guru yang akan disertifikasi. Pemerintah ikutkan pelatihan dan uji kompetensi dulu kemudian ditetapkanlah sebagai guru penerima sertifiksai.

” Sudah sekitar 60,43 persen bahkan sudah lebih guru yang sudah disertifikasi baik itu guru Non PNS maupun PNS,” terang Murniani. (**/Irw)