Ket. Foto : Pembangunan Jembatan di Dusun Paniki Desa Bonda, Kecamatan Papalang Mamuju. Tahun 2019 yang telah selesai dan sudah dimanfaatkan warga.

 

 

MAMUJU, POROSSULBAR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mamuju selama kurang lebih 4 tahun ini, dibawah kepemimpinan Habsi-Irwan terus menggenjot pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.

Terutama peningkatan panjang jalan dan peningkatan kualitas jalan, serta yang menjadi prioritas utama adalah pembangunan jembatan.

Hal itu diungkapkan Kadis PUPR Mamuju, Ir.H.Salihi Saleh,M.Si saat diwawancarai laman ini di ruang kerjanya, Senin (28/9/2020) sore.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mamuju, Ir. H. Salihi Saleh, M.Si., Senin (28/9)

” Jadi terkait jalan dan jembatan di Desa Bonda yang diberitakan beberapa media online dan sempat viral di media sosial akun facebook beberapa hari terakhir.

 

“Dikutip dari berita media online, dimana salah satu warga desa Bonda, Ahsan yang juga mantan kepala desa. Ia menceritakan bahwa pada tahun 2017 lalu, saat launching desa Bonda sebagai kampung Keluarga Berencana (KB), Ia dan seluruh warga desa yang hadir dijanji oleh Bupati akan dibangunkan jalan aspal dan jembatan. Yang saat itu menjadi skala prioritas pemerintah, untuk mendukung aktivitas warga dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. “Waktu saya masih aktif menjabat kepala desa, kami dijanji pengaspalan jalan 5 kilometer dan Alhamdulillah sampai hari ini, sejengkal pun tidak ada,” kata Ahsan, saat menghadiri kampanye terbatas salah satu paslon Bupati dan wakil Bupati di desa Bonda, Minggu (27/9).”

 

Hal tersebut ditanggapi dingin Kadis PUPR kabupaten Mamuju di depan para awak media.

“Itu tidak benar, kalo jembatan dusun Paniki itu sudah selesai, sedangkan jalanan sementara dikerjakan, dalam pembangunan 4 kilometer,” bebernya.

“Begini, karena saya ada pada saat itu. Dimana masyarakat membutuhkan pembangunan jalan dan jembatan, dia minta dua jembatan dan jalanan.

Prioritas jembatan, karena itu jembatan yang ada saat itu, kalau datang pasang kan tenggelam, tidak bisa menyeberang. Sekarang jembatannya sudah dibangunkan.

Ket. Foto : Pekerjaan jalan Desa Bonda, Kecamatan Papalang Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Tahun 2020

Pada program berikutnya kita akan bangunkan jalanan lagi, tapi karena keterbatasan anggaran, adanya refocusing anggaran, rencana ini tidak dapat dilanjutkan. Karena dana itu difokuskan ke penanganan covid-19 sebab adanya korona ini.

Tetapi berdasarkan kebutuhan-kebutuhan masyarakat dari desa Bunde ke Bonda, kalau memang itu belum bisa dilakukan kita tangani yang terpenting dulu atau yang mendesak.

Bagaimana jalanan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat petani, maka keputusannya minta 4 kilometer dikerja, Desa Bunde 1 kilometer dan Bonda 3 kilometer. Itu sekarang sementara dikerjakan melalui penimbunan dalam tahap pembangunan jalan.

“Jadi jalanan disitu becek, sekarang ada pengerasan yang dilakukan. Karena peningkatan kualitas atau pembangunan jalan itu yang penting untuk bisa dilewati mobil.

Kalau peningkatan kualitas berarti teorinya itu, jalanan itu bisa dimanfaatkan kecepatan 40 km/jam minimal itu disebut dengan peningkatan. Jadi minimal kecepatan 40 km, kalau lebih dari 40 km/jam itu kategori kualitas. Jembatannya pun sudah selesai, sudah dimanfaatkan,” terang Salihi.

“Pak Bupati saat itu menyampaikan sesuai kebutuhan masyarakat ada dua, yaitu jembatan dan jalanan. Pemerintah daerah kabupaten Mamuju dalam hal ini Pak Bupati telah menindaklanjuti itu janjinya dalam bentuk dua tahun berturut-turut dikerjakan jembatan dusun Paniki itu.

“Jadi itu tindak lanjutnya, jembatan dusun Paniki itu dikerja dalam dua tahun anggaran,” sebutnya.

Terhadap jalanan ini memang telah diprogramkan di 2019, tetapi faktanya di 2020 ini ada refocusing anggaran akibat merebaknya wabah korona pandemi covid-19, sehingga banyak kegiatan-kegiatan yang sifatnya tidak dapat dilaksanakan.

“Terkait jembatan kayu itu saya tau persis, jadi yang di minta masyarakat itu sesuai dengan kebutuhan dan permintaanya saja. Yang jelas jembatan dusun Paniki Desa Bonda Kecamatan Papalang kami sudah kerjakan,” tutup Salihi Saleh, Kadis PU/PR. (Asr/**)