News
Home » Berita » Jelang Ramadan, Korwil MBG Mamuju Imbau SPPG Perkuat Koordinasi dan Jaga Kualitas Program untuk Kelompok Rentan Dan 3B 

Jelang Ramadan, Korwil MBG Mamuju Imbau SPPG Perkuat Koordinasi dan Jaga Kualitas Program untuk Kelompok Rentan Dan 3B 

MAMUJU, POROSSULBAR – Menjelang bulan suci Ramadan 2026, Koordinator Wilayah (Korwil) MBG/SPPG Kabupaten Mamuju, Awaluddin S, S.E, mengimbau seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan relawan untuk memperkuat koordinasi serta menjaga kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, khususnya bagi kelompok rentan dalam Program Makan Bersih, Bergizi, dan Beragam (3B).

 

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah memastikan pelaksanaan program tetap berjalan optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan selama bulan Ramadan di seluruh wilayah Kabupaten Mamuju.

 

Menurut Awaluddin, setiap SPPG yang akan mengimplementasikan program makan bergizi gratis dan 3B perlu melakukan koordinasi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mulai dari tingkat provinsi hingga kecamatan.

Optimalkan Gizi di Bulan Ramadan, SPPG Lumu Distribusikan Paket Makanan Kering untuk Siswa dan Posyandu

 

Melalui koordinasi tersebut, BKKBN akan menyiapkan data sasaran berdasarkan hasil pendataan kader di tingkat kecamatan dan desa. Data tersebut menjadi acuan dalam menentukan penerima manfaat agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

 

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 terdapat arahan agar program makan bergizi gratis tidak hanya difokuskan pada peserta didik di lingkungan sekolah, tetapi juga diperluas untuk menjangkau kelompok rentan dalam Program 3B, yaitu balita, ibu hamil (bumil), dan ibu menyusui (busui) pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

 

Relawan SPPG Buntu Malangka: Bangga Jadi Bagian Program MBG yang Berdampak Nyata

“Pemenuhan gizi merupakan hak setiap anak Indonesia. Karena itu, pelaksanaan program harus benar-benar memperhatikan kualitas kebersihan, keamanan pangan, serta ketepatan distribusi, terutama bagi kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui,” ujar Awaluddin, Senin (17/2/2026).

 

Menjelang Ramadan, ia juga mengingatkan seluruh pengelola SPPG untuk melakukan penyesuaian operasional, mulai dari pengaturan jadwal produksi yang lebih awal hingga penyesuaian menu agar tetap memenuhi standar gizi, aman dikonsumsi, dan tidak mudah rusak hingga waktu berbuka.

 

Selain itu, penguatan kedisiplinan relawan, pengawasan mutu makanan, serta sinergi lintas sektor dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dinilai menjadi kunci agar layanan tetap berjalan optimal selama bulan puasa.

Optimalisasi Lahan Ketahanan Pangan, Babinsa 1418-03/Kalukku Lakukan Pemeliharaan Rutin

 

Dengan penguatan koordinasi antara SPPG, BKKBN, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat, pelaksanaan Program 3B di Kabupaten Mamuju diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak, sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting di daerah.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *