MAMUJU, POROSSULBAR – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mamuju, Ir.Salihi Saleh mengakui, periode pertama kepemimpinan Habsi-Irwan dibidang infrastruktur pembangunan jalan, peningkatan kualitas jalan serta pembangunan jembatan patut di apresiasi karena di kerjakan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dipaparkan Salihi, sesuai dengan program kerja Habsi-Irwan khususnya infrastruktur jalan dibeberapa tahun terakhir ini.

Melalui Dinas PUPR Kabupaten Mamuju yaitu pengerjaan sejumlah ruas jalan, serta peningkatan kualitas jalan yang dibangun jika di total sudah sejauh 117,86 kilometer.

Adapun dijelaskan Kadis PUPR Mamuju, jalan yang dibangun dan ditingkatkan sesuai program dan kebutuhan masyarakat ialah jalan di Desa Losso’, Desa Bonda, Desa Bunde, Tommo, Kakkulasan, Leling, Takosang, Kalonding, Saletto, Lebani, Pangasaan, Adi-adi Tanete Pao, Korongana, Sese, Batuampa, yang bahkan hingga saat ini bisa di cek langsung kendaraan dan para pekerja masih bertugas menyelesaikan di beberapa lokasi.

“Sangat luar biasa pembangunan infrstruktur jalan dan jembatan dibawah kepemimpinan Habsi-Irwan sebab, pembangunan jalan maupun peningkatan jalan dan jembatan ini adalah proyek besar dan menjadi sarana transportasi vital masyarakat dari desa ke desa, maupun desa ke kota untuk mendukung peningkatan produksi masyarakat yang berujung pada peningkatan pendapatan masyarakat, karena distribusi hasil petani dan nelayan sudah punya akses kepasaran,” papar Salihi Saleh.

“Ini semua demi keadilan dan pemerataan pembangunan yang berdasar dari hasil Musrembang ditingkat desa,” lanjutnya.

Bahkan dengan adanya pembanguan jalan ini lanjut Salihi, sarana pelayanan seperti listrik, Air dan sanitasi juga ikut masuk di berbagai desa.

Dijelaskan lagi, untuk prioritas jembatan. Kepemimpinan Habsi-Irwan juga dalam dua tahun terakhir ini telah melaksanakan program prioritasnya yakni membangun beberapa jembatan.

“Seperti yang kita lihat sendiri jembatan yang di dusun Paniki, Desa Bonda telah rampung dan dapat digunakan,” jelasnya.

Kemudian pula kata Salihi,  jalan yang dibangun sesuai program adalah jalan lingkar dari Kecamatan Sampaga Desa Dato sampai dengan Desa Bonda yang terus keluar ke Topore.

“Jika bertanya soal pembangunan di tahun 2020, bisa kita ketahui semua bahwa anggaran terpangkas kebijakan refocusing anggaran untuk penanganan covid-19 sebesar 50 Milyar, jadi memang ada yang terpending,” beber Salihi.

Di akhir wawancaranya, Salihi mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang diprogramkan di kepemimpinan Habsi- Irwan ini telah mendukung peningkatan pendapatan masyarakat di berbagai Desa.

“Pembangunan panjang jalan dan peningkatan kualitas jalan ini adalah wujud keberhasilan Habsi-Irwan sebagai pemimpin daerah, karena jelas membuka isolasi masyarakat pedalaman yang dulunya tidak bisa memakai alat transportasi, kini sudah bisa menikmati jalan yang tentunya dapat dilalui kendaraan,” pungkas Kadis PUPR Kabupaten Mamuju, Ir. H.Salihi Saleh M.Si. (Rls/**)