MAMUJU, POROSSULBAR – Pasangan calon bupati dan wakil Bupati Mamuju nomor urut 2, Habsi-Irwan melakukan kampanye terbatas di jalan Atiek Suteja, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju tepatnya samping RS Mitra Manakarra.

Calon bupati petahana ini datang bersama sejumlah juru kampanye dan tim koalisi kerakyatan, diantaranya Ismail Zainuddin dan H.Damris untuk menyampaikan visi dan misi untuk 5 Tahun kedepan.

Dari hasil pantauan media ini di lokasi kampanye, warga terlihat antusias dan berkomitmen mendukung penuh pemerintahan Habsi-Irwan untuk dilanjutkan.

Salah seorang warga yang dituakan dalam keluarga besar Tanratu Pattanabali dan Rukiyah Dg.Macinnong kepada awak media mengatakan, dirinya beserta keluarga akan memperjuangkan kemenangan Habsi-Irwan diwilayahnya sampai 85 persen.

“Saya menganggap paslon Habsi-Irwan ini masih sangat layak dan pantas untuk melanjutkan kepemimpinan di Mamuju ini. Banyak perubahan yang bisa dilihat dalam kurun waktu hampir 5 Tahun terakhir ini,” ucapnya.

“Maka dari itu, saya dan keluarga besar saya akan total memenangkan Habsi-Irwan dalam pilkada 9 Desember 2020 ini,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, tokoh masyarakat Bulukumba, Andi Mappijaji yang juga seorang pensiunan Polri berpangkat AKBP mengungkapkan pengalaman pribadinya mengenal sosok Habsi Wahid dan alasannya mendukung Habsi-Irwan.

Pertama kali saya kenal pak Habsi Wahid, saat HUT Polri tanggal 1 Juli 2016, waktu itu beliau mewakili tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam memberikan sambutan.

Dan disitu saya mulai terkesan dengan beliau, karena apa yang disampaikannya sangat menyejukkan, tidak ada yang dijatuhkan semua diangkat, disamaratakan.

“Sejak itu, saya menetapkan hati bahwa ini yang cocok untuk menjadi pemimpin Mamuju,” ungkap Andi Mappijaji.

Lebih lanjut disampaikannya, beliau cukup baik dan mudah diajak komunikasi. Beliau memandang secara keseluruhan tanpa memandang suku, agama dan Ras, tidak ada yg tersisihkan.

“Kerukunan Keluarga Besar Bulukumba, 90 persen mendukung Habsi-Irwan untuk melanjutkan. Dan saya yakin angka persentase itu bisa dicapai,” tutup mantan Kasubdit III Jatanras Polda Sulbar itu. (Rls//**)