MAMUJU, POROSSULBAR – Kuasa Hukum Habsi-Irwan, Irwin SH optimis gugatan sengketa pemilihan yang di laporkan di Bawaslu Mamuju akan diterima.

Hal ini diutarakan Irwin pasca mengikuti musyawarah penyelesaian sengketa pemilihan dengan agenda mendengarkan kesimpulan Majelis di kantor Bawaslu, jalan Pengayoman Mamuju, Kamis (8/10/20).

Musyawarah dipimpin langsung oleh Majelis dari pihak Bawaslu. Dan dihadiri oleh pihak pemohon, termohon dan pihak terkait.

Kepada awak media Irwin menjelaskan, bahwa KPU Mamuju sudah jelas tidak melakukan verifikasi secara Faktual dalam melakukan tahapan Pilkada, karena mengabaikan beberapa aturan tata cara mengkonfirmasi data yang benar. Hal itu kata Irwin diperkuat dengan keterangan saksi ahli.

“Saya kira jelas, pihak penyelenggara dalam hal ini KPU Mamuju tidak Faktual, karena mengindahkan tata cara memverifikasi data yang benar, yakni melalui Forlap Dikti. Padahal itu sudah ada aturannya di Permenristekdikti,” ujar Irwin.

“Jadi kami optimis gugatan atau permohonan yang kami ajukan akan diterima. Adapun langkah selanjutmya kami akan berkoordinasi dengan Tim Kuasa hukum lainnya bersama Paslon (Habsi-Irwan.red),” tutupnya. (Rg/**)