MAMUJU, POROSSULBAR – Mervie Parasan selaku salah satu juru kampanye Koalisi Kerakyatan Habsi-Irwan dengan semangat tinggi terus mendampingi pertemuan terbatas dan kampanye Paslon nomor urut 2 disejumlah titik kota Mamuju.

Teranyar, Rabu (4/11) di depan warga Jalan Husni Thamrin Mamuju, Mervie menyayangkan kubu pesaing petahana. Yang dalam setiap kampayenya, sering menawarkan kartu yang regulasinya tidak akan pernah bisa di implementasikan dalam aturan.

“Kasihan masyarakat disuguhi sebuah kartu yang dikarang-karang hanya karena mereka ambisi dengan kekuasaan,” ujar Mervie.

Mervie yang duduk di Badan Anggaran DPRD Kabupaten Mamuju menjelaskan, dirinya tahu regulasi dalam memberikan bantuan masyarakat, mulai dari juknis APBN maupun APBD yang selama ini tidak bisa dicampur adukkan.

Lanjut dikatakan, berpolitik untuk memenangkan hati masyarakat, itu harus rasional dan masuk akal.

“Dalam memberikan janji dan harapan bukan malah “membodohi” dengan sebuah program yang asal bunyi dan tidak masuk akal,”pungkasnya.

Penganggaran belanja daerah itu sudah ada aturannya, mulai dari tingkat pusat di Kementerian, maupun tingkat Provinsi dan Kabupaten.

“Jadi bagaimana bisa kebijakan mulai dari pusat sampai Kabupaten, dibaurkan dalam satu kartu, itu jelas sekali dikarang-karang dan terkesan mengada-ada,” ujar Legislator Partai Hanura itu.

Selaku kader partai politik, Mervie mengatakan, cara berkampanye untuk memenangkan hati masyarakat seperti dilakukan Habsi-Irwan selalu rasional dalam menyampaikan visi – misi nya.

“Bukan hanya sekedar janji, namun petahana hanya memperjelas apa yang telah mereka buktikan kepada masyarakat, serta inovasi-inovasi apa yang akan dikerjakan untuk periode keduanya,” kunci Mervie. (rls//**)