MAMUJU, POROSSULBAR  – Tokoh pemuda Desa Ahu, Kecamatan Tapalang Barat anggap program Kartu Mamuju Keren milik paslon nomor urut 01 Sutinah-Ado rumitkan birokrasi dan rawan penyelewengan.

Saat di konfirmasi via Telepon, Amran selaku tokoh pemuda Desa Ahu, kecamatan Tapalang Barat menjelaskan bahwa, menurutnya Kartu Mamuju Keren yang di jagokan Paslon Tina-Ado tersebut, justru akan membuat rumit proses birokrasi yang ada.

Sehingga rawan terjadi penyelewengan, baik dari sisi prosedural maupun anggarannya.

“Saya menilai paslon Tina-Ado dalam memaparkan Kartu Mamuju Keren saat debat kandidat putaran pertama, sama saja melakukan pemborosan terhadap anggaran nantinya,” ucapnya.

“Tidak efektif bila mencetak atau memperbanyak kartu untuk tiap program bagi masyarakat.

Untuk itu, sudahi pembodohan terhadap masyarakat Mamuju dengan kebijakan kartu Mamuju keren itu.

“Karena kami pemuda tahu, bahwa itu sifatnya politik dan tidak bisa di pertanggung jawabkan,” tegas tokoh pemuda Desa Ahu itu. (rls//**)