Mamuju Tengah – Awak media yang bergabung dalam Organisasi Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat ( IJS ) gelar silaturrahmi ke keluarga kurang mampu di dusun kampung baru Desa Kuo Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat, Senin ( 9/2/2026)
Kegiatan dilakukan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) pada hari ini, 9 Februari 2026. Organisasi IJS Mamuju Tengah memberikan bantuan uang tunai sebanyak 1, 1 juta rupiah kepada keluarga kurang mampu.
Ketua umum DPW IJS Mamuju Tengah, Sirajuddin mengatakan, wartawan IJS punya kepedulian terhadap keluarga kurang mampu, di samping aktivitas utamanya meliput berita.
“ Tepat Hari Pers Nasional ( HPN ), kami ingin berbagi dan hadir langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan. Pers harus punya empati dan keberpihakan pada kemanusiaan, ” ucapnya.
Walaupun wartawan IJS Mamuju Tengah tidak sempat mengikuti Hari Pers Nasional yang digelar di Provinsi Banten, tetapi dengan kepedulian sosial kepada masyarakat merupakan bentuk nyata dukungan partisipasi kami peringati HPN 2026 yang bertemakan Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.
Ia berharap terjalin hubungan erat antara wartawan khususnya Wartawan yang tergabung dalam organisasi IJS dan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat solidaritas sosial di kabupaten Mamuju Tengah
Menurutnya ada anggota wartawan IJS Mamuju Tengah sempat melihat dan memperhatikan keluarga yang kurang mampu itu, disampaikan ke organisasi IJS dan DPP IJS Provinsi Sulawesi Barat merespon positif dengan bukti menyumbang ke IJS Mamuju Tengah untuk diberikan kepada keluarga kurang mampu atas nama organisasi Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat.
Bantuan uang tunai diserahkan langsung oleh Satria, Sekertaris Umum DPW Kabupaten Mamuju Tengah kepada kepala keluarga kurang mampu.
Kepala Dusun Kampung Baru, Agus Budiarto Desa Kuo sangat mengapresiasi kepedulian IJS terhadap warganya. Ini adalah bentuk kepedulian yang patut diapresiasi dan semoga menjadi inspirasi bagi banyak pihak.
Kepala keluarga kurang mampu Arif Usman mengaku bahwa bantuan yang diberikan IJS sangat bermanfaat bagi dirinya bersama keluarga.
Diketahui Arif Usman (58) Bersama dua anaknya karena istri telah meninggal dunia telah bertahun-tahun hidup di sebuah gubuk reyot dan tak layak huni ( kemiskinan ekstrem).

Comment