MAMUJU, POROSSULBAR – Dewan Pengurus Partai Nasional Demokrat (NasDem) hari ini melakukan dialog santai bersama kaum Milenial.

Dialog ini dilakukan sebagai rangkaian hari ulang tahun NasDem yang jatuh hari ini, Rabu 11 November 2020.

Dialog dinarasumberi para tokoh muda Kabupaten Mamuju yakni, Muhaimin Faisal, dan Santa yang dimoderatori Nurdiansyah bertempat di kantor DPW Partai NasDem Sulbar, jalan Cik Ditiro, Kota Mamuju.

Puluhan peserta dialog dari kaum milenial diberi sedikit wejangan oleh Muhaimin Faisal, agar bisa menjadi kaum yang mengedepankan Restorasi dan menjunjung tinggi gerakan perubahan seperti visi-misi partai NasDem.

“Etika lingkungan, memelihara lingkungan adalah bagian dari pada gerakan restorasi partai NasDem, yakni mengembalikan keadaan seperti semula yang memang hakikatnya kebanyakan mulai tergerus dengan kemajuan tekhnologi dan zaman,” ujarnya.

Gerakan Restorasi untuk milenial juga dicontohkan Muhaimin bisa dengan cara memelihara hutan bakau atau menanam bakau, sebagai upaya melestarikan fungsi pantai.

“Mari kita tumbuh menjadi generasi yang kreatif dan punya dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat untuk masa depan bangsa,” lanjutnya.

Sementara itu, Santa kepada kaum milenial memberikan materi terkait arah millenial partai NasDem di masa depan. Santa ingin kaum milenial cerdas menangkap momen politik, karena negara kita adalah negara demokrasi.

“Saya berharap kaum milenial dapat memanfaatkan kemajuan tekhnologi dengan positif dan menangkap peluang bisnis yang bisa dijadikan aktifitas ekonomi digital,” ujar Santa.

Salah satu peserta kaum milenial yang mengikuti dialog, Muhlis mengatakan, apa yang dilakukan partai NasDem hari ini kepada kaum milenial, menjadi bukti bahwa Partai NasDem tidak hanya berkutat dibidang politik, namun kepedulian terhadap nasib generasi bangsa juga diperhatikan.

“Saya kira dialog seperti ini sangat efektif diselenggarakan, karena selain menambah wawasan dan pengetahuan para milenial. Juga bisa mengetahui sistem politik yang modern yang dimiliki Partai NasDem,” kata Muhlis. (Rls//**)