POROSSULBAR, MAJENE — Upaya meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan kelompok rentan di Sulawesi Barat terus diperkuat. Melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Sulbar menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pemenuhan gizi yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
Berlokasi di SPN Polda Sulbar, Jalan Poros Majene–Mamuju, Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, SPPG Polda Sulbar yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari menjadi salah satu garda terdepan dalam mendukung kebijakan prioritas nasional di bidang gizi yang digagas Badan Gizi Nasional.
Tak sekadar menyalurkan makanan, SPPG Polda Sulbar menerapkan standar ketat keamanan pangan sebelum makanan didistribusikan kepada penerima manfaat. Setiap menu yang diproduksi di dapur terlebih dahulu menjalani pemeriksaan food security oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes).
Pemeriksaan tersebut mencakup empat indikator utama, yakni:
Nitrit
Arsen
Sianida
Formalin
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh makanan yang disajikan benar-benar aman, layak konsumsi, dan sesuai standar kesehatan, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.
Kepala SPPG Polda Sulbar, Marsa Limbonglebok M., menegaskan bahwa aspek keamanan pangan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan Program MBG.
“Kami tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga memastikan setiap makanan yang dibagikan telah melalui pemeriksaan ketat. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga kesehatan penerima manfaat,” ujarnya.
Program MBG SPPG Polda Sulbar menyasar peserta didik dan kelompok rentan (3B) di wilayah layanan. Pemenuhan gizi yang dilakukan secara rutin diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak, meningkatkan konsentrasi belajar, serta memperkuat daya tahan tubuh sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting.
Pada periode sebelumnya, jumlah penerima manfaat tercatat mencapai 3.223 orang. Namun, seiring dengan penambahan dapur layanan di wilayah Malunda, jumlah penerima manfaat ke depan diproyeksikan menyesuaikan menjadi sekitar 2.104 orang, dengan tetap mengedepankan kualitas dan kesiapan layanan.
Selain pendistribusian makanan bergizi, SPPG Polda Sulbar juga aktif mendorong peningkatan pemahaman tentang gizi seimbang kepada pengelola dapur dan pihak terkait. Edukasi ini menjadi bagian penting untuk memastikan keberlanjutan Program MBG dalam jangka panjang.

Kehadiran Program MBG di wilayah Majene mendapat sambutan positif dari masyarakat. Program ini dinilai sangat membantu, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan, karena menyediakan makanan bergizi dengan kualitas dan keamanan yang terjamin.
Ke depan, SPPG Polda Sulbar berharap sinergi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi yang solid, Program MBG diharapkan mampu melahirkan generasi Sulawesi Barat yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Comment