MAMUJU, POROSSULBAR – Penuhi jadwal kampanyenya, pasangan calon nomor urut 2 Habsi-Irwan datangi dusun Salulemu, desa Boda-boda, kecamatan Papalang kabupaten Mamuju, Senin (19/10/20).

Didampingi para Jurkam koalisi kerakyatan, calon wakil bupati Mamuju, Irwan SP Pababari berhasil mencuri perhatian warga desa Boda-boda yang hadir saat itu, dengan gaya orasinya yang menyentuh dan mengagumkan.

Selain memaparkan visi – misinya, Irwan Pababari mengungkapkan, bahwa kedatangannya ke desa Boda-boda adalah meminta restu dari warga untuk kembali maju sebagai pasangan Bupati dan wakil Bupati Mamuju periode berikutnya.

Untuk menggenapi pengabdiannya kepada masyarakat Mamuju yang masih belum selesai.

“Kami datang saat ini, bukan karena kami yang terbaik dan bukan juga yang paling hebat.

Dari sekian pemimpin yang ada, semuanya baik, tetapi disini kami punya gagasan dan pemikiran untuk membawa daerah Mamuju ini lebih baik lagi kedepannya,” katanya.

“Sebab ketika kita berbicara untuk kemajuan daerah, untuk kepentingan masyarakat, jangan kita hanya bicara soal posisi dan kursi bupati siapa yang akan mendudukinya, karena posisi bupati itu banyak yang harus dia pikirkan.

Bagaimana supaya daerah ini maju dan sejahtera, serta bagaimana mensejajarkan daerah ini dengan daerah-daerah lain, itu juga harus dipikirkan.

“Semua itu membutuhkan pengalaman dan pengetahuan dan Habsi-Irwan memiliki semua itu,” terang Irwan.

Lebih lanjut disampaikannya, “Saya yakin dalam hati bapak, ibu, saudara sekalian bahwa anda lebih tahu siapa yang layak untuk memimpin dan saya yakin itu Habsi-Irwan”.

“Mungkin kita pernah kecewa atau marah, kita terprovokasi, atau ada yang menggiring pemikiran kita, agar kita tidak berpikir rasional. Sehingga keluar dari garis perjuangan kita, tapi saya harap bapak, ibu, saudara jangan dulu marah, karena saat ini kami hadir disini untuk meluruskan semua itu.

Kami akan selesaikan pembangunan kami yang masih tertunda dan masih belum sempurna, itu menjadi semakin sempurna,” ungkap Irwan Pababari.

“Tidak ada satu manusia yang sempurna, kami pun bukanlah manusia sempurna, tapi kami tampil apa adanya dan kami datang memohon doa restunya,” pintahnya. (Rls// **)