MAMUJU, POROSSULBAR – Warga kelurahan Mamunyu serbu Dinas Sosial kabupaten Mamuju. Kali ini Pemkab Mamuju dibawah kepemimpinan Habsi-Irwan kembali bantu masyarakatnya dengan melalui program bantuan sosial berupa beras.

Dengan harapan dan tujuan untuk bisa mengurangi beban ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi covid-19, khususnya yang ada di Kabupaten Mamuju. Dilaksanakan di halaman kantor Dinsos Mamuju, Jumat (18/9/2020).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mamuju, Luthfi Muis, Jumat (18/9)

Dalam kegiatan ini disalurkan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) peserta Program Keluarga Harapan (PKH), yang diberikan selama 3 bulan berturut-turut. Total sasaran dalam program ini sebanyak 10 juta KPM-PKH.

Melalui Dinsos yang dinakhodai Lutfi Muis kini pemerintah daerah kabupaten Mamuju terus berupaya untuk mendorong agar dapat kembali memulihkan roda ekonomi dan membantu masyarakat dengan memberikan program-program bantuan sosial di masa pandemi COVID-19 ini.

Dalam program bantuan masyarakat ini dihadiri langsung wakil Bupati Mamuju Irwan SP Pababari didampingi Kadis Sosial kabupaten Mamuju Lutfhi Muis bersama dengan instansi teekait.

Kadis Sosial Mamuju Lutfhi Muis menjelaskan pada Media ini, bahwa penyaluran sebanyak 7.184 KPM Keluarga Penerima Manfaat dan ini akan disalurkan selama 3 bulan dan Per KPM menerima sebanyak 15 Kg dan karena sudah bergeser sedikit waktu sehingga kita minta SPN penyaluran ini langsung 2 bulan.

Dan untuk penyaluran di kantor hari ini yakni Kelurahan Mamunyu kita pusatkan disini, karena kebetulan berdekatan kita punya kantor dan untuk penyaluran keseluruh kecamatan kita sudah mulai berjalan ini hari, sampai seterusnya tidak berhenti,” jelas Luthfi.

Lebih lanjut Lutfhi menambahkan bahwa mulai hari ini kita akan sasar sesuai dengan hasil rapat kemarin, bahwa Tranporter ini harus mengantar ke setiap Desa.

Bukan lagi Kecamatan. nanti Desa juga antisipasi kesetiap PKM supaya lebih mendekati sasaran, jadi kita samakan Rastra dulu karena rastra dulu ya kan Desa juga.

” Jadi itu kita sasar semua Desa, agar desanya juga gampang mengantisipasi masyarakatnya,” pungkas Lutfi. (**/Mbs77)