MAMUJU – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1446 H, keluarga besar Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Barat mengikuti agenda Munggahan dan Silaturahmi Pegawai Kemenkum RI secara virtual pada Kamis (12/2). Meski dilaksanakan secara daring, tak mengurangi nilai kebersamaan di jajaran Kanwil Kemenkum Sulbar.
Kegiatan yang dipusatkan di Graha Pengayoman Jakarta ini diikuti oleh Jajaran Kanwil Kemenkum Sulbar di Aula Pengayoman. Pelaksanaan kegiatan yang sama itu secara terpisah dihadiri oleh Kakanwil Kemenkum Sulbar, di tengah pelaksanaan Lokakarya KUHP dan KUHAP Baru di Yogyakarta.
Dalam kesempatan itu, Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, dalam arahannya menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual ibadah, melainkan sarana transformasi kualitas diri. Beliau mengajak seluruh jajaran untuk menyelaraskan kesiapan spiritual dengan peningkatan etos kerja.
“Mari jadikan momentum ini untuk menjernihkan hati dan memperkokoh integritas. Semangat pengabdian kepada negara harus semakin meningkat seiring dengan peningkatan ketakwaan kita,” pesan Supratman.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, acara ini juga diwarnai dengan pemberian santunan kepada anak yatim yang diserahkan langsung oleh Menteri Hukum. Acara kemudian diperdalam dengan tausyiah rohani mengenai esensi keikhlasan dalam beribadah dan bekerja.
Usai mengikuti kegiatan itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan bahwa tradisi munggahan ini merupakan jembatan untuk memperkuat soliditas internal. Ia berharap, bulan Ramadhan tidak menjadi penghalang produktivitas, melainkan pemantik semangat baru dalam melayani masyarakat.
“Munggahan ini adalah ruang refleksi bagi kita semua untuk saling memaafkan dan mempererat kebersamaan. Kami berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan hukum yang prima dengan penuh keikhlasan sepanjang bulan suci nanti,” tutur Saefur Rochim.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Sulawesi Barat kembali menunjukkan dedikasinya dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Dengan semangat kebersamaan yang telah dipupuk, diharapkan seluruh jajaran dapat menjalankan tugas dan fungsi pelayanan hukum secara lebih berintegritas, sejalan dengan nilai-nilai pengayoman yang menjadi pilar utama Kementerian Hukum.

Comment