MAMUJU, POROSSULBAR – Setelah mendapatkan Somasi Terbuka dari Tim Hukum, Habsi-Irwan atas dugaan pencemaran nama baik, hari ini Suhardi Duka resmi di laporkan di Polda Sulawesi Barat.

Habsi Wahid melalui kuasa hukumnya telah memasukkan laporan di Polda Sulbar atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik, laporan tersebut telah diterima dan diproses oleh Polda Sulbar.

“Sebelumnya kami telah memberikan somasi terbuka sebagai teguran agar pak SDK meminta maaf atas perbuatannya namun sampai hari ini tak menunjukkan itikad baiknya.

Untuk itu hari ini kami telah memasukkan laporan atas dugaan pencemaran nama baik yang dimana telah menyerang kehormatan klien kami,” tutur Akriadi kepada media ini via WhatssApp, Selasa (2/11/2020).

Akriadi juga menambahkan sangat menyayangkan kejadian tersebut, seorang wakil rakyat dan juga sebagai salah satu tokoh yang seharusnya memberi contoh yang baik.

Dan juga seharusnya kegiatan Reses dijadikan sebuah kegiatan untuk menyerap aspirasi rakyat, namun digunakan sebagai ajang untuk merendahkan seorang pemimpin daerah ini.

“Saya sangat menyayangkan perlakuan pak SDK, yang mana dalam kegiatan tersebut diduga mengeluarkan kata-kata yang tidak terpuji, dengan menyerang kehormatan pak Habsi Wahid, dengan menyebutkan kata-kata yang kurang sopan.

“Yang dimana kegiatan itu seharusnya dijadikan kegiatan untuk mendengarkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat, malah digunakan hal-hal yang tak terpuji,” tegas pengacara muda Sulbar itu. (rls//**)