News
Home » Berita » Semangat Tak Padam: Relawan SPPG Lumu Lembur dari Tarawih hingga Sahur Demi Paket MBG

Semangat Tak Padam: Relawan SPPG Lumu Lembur dari Tarawih hingga Sahur Demi Paket MBG

Mamuju Tengah, Porossulbar.com – Di saat sebagian besar warga beristirahat usai menunaikan ibadah Salat Tarawih, keriuhan justru tampak di posko relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lumu, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng). Cahaya lampu di dapur umum tetap benderang, mengiringi deru semangat para relawan yang berkomitmen penuh menyelesaikan ribuan paket Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

Tanpa mengenal lelah, para relawan ini berbagi tugas secara estafet. Mulai dari pemotongan bahan baku, pengolahan masakan, hingga pengemasan ke dalam wadah yang higienis. Target mereka jelas: seluruh paket harus siap didistribusikan tepat waktu sebelum fajar menyingsing.

 

Dedikasi Tanpa Batas Bagi para relawan SPPG Lumu, waktu antara Tarawih hingga Sahur adalah “jam krusial”. Menurut kepala SPPG, momen ini dipilih agar makanan yang sampai ke tangan penerima manfaat tetap dalam kondisi segar dan terjaga kualitas gizinya.

Perkuat Fondasi Perkebunan Sulbar, Pemerintah Percepat Penetapan Kebun Sumber Benih Kakao

 

” Kami ingin memastikan bahwa setiap anak dan warga yang menerima paket ini mendapatkan nutrisi terbaik. Lelah itu pasti, tapi melihat paket-paket ini tersusun rapi dan siap antar, ada kepuasan batin tersendiri,” ujar salah Peni Eldiana Kepala SPPG Lumu djsela-sela aktivitas pengemasan, Sabtu, 28/02/26.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan SPPG Lumu dalam mendukung program penguatan gizi masyarakat. Meski harus mengorbankan waktu istirahat di bulan suci, para relawan tetap menunjukkan etos kerja yang tinggi dengan balutan rasa kekeluargaan yang erat.

 

Menuju Opini Terbaik, BPKAD Serahkan LKPD Sulbar 2025 ke Inspektorat : Masuk Tahap Reviu APIP

Hingga menjelang waktu Sahur, ribuan paket telah tertata rapi di atas meja distribusi. Tak lama setelah menyantap sahur bersama secara sederhana, tim kurir pun bersiap untuk bergerak membelah jalanan Lumu demi mengantarkan amanah gizi tersebut.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *