MAMASA – Di balik perbukitan Kecamatan Sesenapadang, Dusun Lengkong, Orobua, aktivitas dapur kini menjadi denyut baru kehidupan masyarakat. Sejak resmi beroperasi pada 12 Januari 2026, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Sesenapadang–Orobua menjadi tumpuan pemenuhan gizi ribuan anak melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
SPPG ini melayani 33 titik layanan dengan total 2.246 penerima manfaat. Sasaran program mencakup peserta didik mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA, serta kelompok rentan yang terlayani melalui Posyandu.
Kehadiran dapur gizi ini membawa perubahan nyata, terutama bagi anak-anak yang sebelumnya belum mendapatkan asupan gizi seimbang secara rutin.
Setiap pagi, dapur SPPG mulai beroperasi lebih awal. Proses pengolahan makanan dilakukan dengan memperhatikan standar kebersihan dan kualitas bahan pangan. Menu disusun tidak hanya untuk mengenyangkan, tetapi juga memenuhi kebutuhan gizi sesuai usia penerima manfaat.
Kepala SPPG Mamasa Sesenapadang–Orobua, Arianus, SH, mengatakan bahwa program MBG memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak dan peningkatan kualitas pendidikan.
“Anak-anak yang gizinya terpenuhi akan lebih sehat dan lebih siap menerima pelajaran. Ini investasi jangka panjang bagi masa depan Mamasa,” ujarnya.
Pengawasan kandungan gizi dilakukan oleh tenaga ahli gizi untuk memastikan setiap porsi makanan memenuhi standar nutrisi. Sementara itu, tata kelola program dijalankan secara akuntabel agar layanan berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Operasional SPPG ini berada di bawah naungan Yayasan Pallawa Lipu Grup yang melibatkan masyarakat sekitar dalam proses penyediaan dan distribusi makanan. Selain mendukung pemenuhan gizi, program ini juga memberi dampak ekonomi melalui pemanfaatan bahan pangan lokal dan
keterlibatan tenaga kerja setempat.
Dengan beroperasinya SPPG Mamasa Sesenapadang–Orobua, Program MBG tidak lagi sekadar kebijakan, tetapi hadir nyata di tengah masyarakat. Dari dapur sederhana di desa, upaya peningkatan gizi kini menjangkau ribuan anak dan menjadi fondasi penting bagi masa depan generasi Mamasa.

Comment