MAMUJU, POROSSULBAR – Debat publik putaran pertama Pilkada Mamuju, yang digelar di Ballroom salah satu Hotel, di Jalan Yos Sudarso, Mamuju. Memunculkan ide dan gagasan program prioritas masing-masing pasangan calon.

Saat debat berlangsung, Paslon urut 2 (Dua) Habsi Wahid – Irwan Satya Putra Pababari pada sesi tanya jawab yang dipandu moderator Rina Pahlevi, menjawab semua pertanyaan yang diajukan Paslon urut 1 Tina-Ado.

Terkait pemberitaan yang mengatakan bahwa ‘Habsi-Irwan tuding pendatang penyebab kemisikinan’, langsung ditepis Habsi-Irwan dan di klarifikasi dengan melakukan konferensi pers di posko koalisi kerakyatan.

Habsi-Irwan menjelaskan bahwa pendatang yang dimaksud adalah orang-orang pencari kerja yang datang ke Mamuju dan belum mendapatkan pekerjaan tetap.

“Jadi saat di data oleh Badan Pusat Statistik (BPS) angka kemiskinan meningkat, karena kebutuhan masyarakat tinggi dan juga belum punya tempat tinggal, terutama bagi beberapa pendatang,” ucap Habsi.

“Saya tidak menuding bahwa pendatang (urban) penyebab kemiskinan di Kabupaten Mamuju,” sebutnya.

Para urban yang masuk ke Mamuju adalah para pencari kerja yang masih butuh waktu mengasah keterampilan dan menyesuaikan diri dengan kultur Kabupaten Mamuju.

“Sehingga tingkat pendapatannya mereka masih rendah, pada saat BPS melakukan pendataan masyarakat yang baru ini, sekitar enam ribu lebih tergolong masyarakat miskin, dan itu yang akan kami berikan solusinya di periode kami yang ke-2,” pungkas sang Petahana. (rls//**)