MAMUJU, POROSSULBAR – Tim Lawyer Pasangan Calon Kepala Daerah Nomor Urut 2, Habsi-Irwan hari ini resmi melaporkan adanya Kampanye yang diduga dilakukan 2 Aparat Sipil Negara (ASN) di Kecamatan Tapalang.

Laporan dimasukkan Tim Lawyer Habsi-Irwan di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mamuju, Senin (23/11).

Kepada awak media, salah satu Lawyer Habsi-Irwan, Nasrun mengatakan dirinya telah melaporkan oknum ASN tersebut dengan sejumlah alat bukti, seperti rekaman video dan foto. Serta telah memiliki tiga saksi kunci yang ikut dalam kampanye, yang diduga terselubung tersebut.

“Kami ingin Bawaslu menindak lanjuti laporan kami ini, karena hal tersebut merugikan dan menguntungkan salah satu paslon. Apalagi dilakukan oleh seorang yang diduga berprofesi sebagai ASN,” ujar Nasrun.

Lanjut Nasrun, Narasi dalam video kampanye diduga ASN tersebut juga sangat arogan, dengan melakukan “pengancaman” memindahkan pegawai dan tenaga kontrak, jika calonnya nomor urut 01 terpilih, dan ketahuan tidak ikut mencoblos 01.

“Ada atribut calon kepala daerah nomor urut 01 dalam video tersebut, dan apapun pengumpulan massa di video itu, kami duga adalah kampanye,” lanjut Nasrun.

“Menurut kami ke 2 ASN tersebut sudah melanggar Undang-undang Pilkada pasal 71 ayat 1 nomor 10 tahun 2016. Dan kami harap laporan ini ditindaki pihak berwenang (Bawaslu.red),” harapnya. (**)