MAMUJU – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mamuju kembali menunjukkan komitmen sosialnya terhadap masyarakat. Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Kemenag Mamuju menyalurkan bantuan dana stimulan untuk pembangunan dan perbaikan rumah salah seorang warga kurang mampu di wilayah Kabupaten Mamuju, tepatnya di lingkungan Trans Jalan Ir.H.juanda, Kelurahan Mamunyu, kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Program bantuan ini bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Mamuju yang dikelola secara profesional oleh UPZ. Langkah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga dalam mendapatkan hunian yang layak dan sehat.
Kepala Kantor Kemenag Mamuju Mustafa, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari visi Kemenag untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat.
“Zakat yang dikumpulkan dari para pegawai bukan sekadar kewajiban agama, tetapi instrumen penting untuk pengentasan kemiskinan dan pemerdayaan umat di Mamuju,” ujarnya,18 Desember 2025.
Bantuan yang diberikan difokuskan pada perbaikan struktur bangunan yang sudah tidak layak huni (RTLH). Proses pengerjaannya pun dilakukan secara gotong royong, melibatkan penyuluh agama setempat dan warga sekitar untuk memupuk rasa persaudaraan.
“Kami melihat kondisi rumah warga tersebut memang sangat memprihatinkan dan masuk dalam kategori layak bantu. Kami berharap bantuan ini bisa menjadi pemantik bagi pihak lain untuk turut serta dalam aksi kemanusiaan serupa,” tambahnya.
Warga penerima manfaat Baharuddin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran Kemenag Mamuju. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti mengingat keterbatasan ekonomi yang membuatnya sulit untuk merenovasi rumah secara mandiri selama bertahun-tahun.
Dengan adanya program bedah rumah melalui UPZ ini, Kemenag Mamuju membuktikan bahwa lembaga keagamaan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan kesejahteraan sosial di tingkat daerah.