News
Home » Berita » SPPG Tobadak Salurkan 2.925 Porsi Makan Bergizi, Dukung Kesehatan Siswa di Mamuju Tengah

SPPG Tobadak Salurkan 2.925 Porsi Makan Bergizi, Dukung Kesehatan Siswa di Mamuju Tengah

 

 

Mamuju Tengah — Program Pemberian Makan Bergizi (MBG) terus digencarkan di wilayah Sulawesi Barat. Pada Sabtu, 25 April 2026, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tobadak di bawah naungan Yayasan Bakti Anak Nusantara melaksanakan distribusi makanan bergizi kepada ribuan siswa di Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah.

 

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Kepala SPPG, Mega Sulfiana, bersama tim yang terdiri dari tenaga ahli gizi, tenaga akuntan, serta 47 karyawan. Total sebanyak 2.925 siswa menjadi sasaran penerima manfaat dalam program tersebut.

Disdikbud Sulbar Anggarkan Rp115,6 Juta untuk Mobiler SMAN 1 Bulutaba

 

Penyaluran dilakukan ke sejumlah satuan pendidikan, mulai dari tingkat RA, SD, hingga SMP dan pesantren. Di antaranya RA Nurul Muttaqin (154 siswa), SD Inpres Ngapaboa (640 siswa), MIS Nurul Muttaqin Topoyo (404 siswa), hingga SMP Negeri 6 Topoyo (407 siswa). Beberapa lembaga PAUD dan TK tercatat tidak menerima distribusi karena sedang libur.

 

Menu makanan yang disajikan mencerminkan prinsip gizi seimbang, terdiri dari nasi putih, ayam woku kemangi sebagai sumber protein hewani, tumis terong, tahu goreng sebagai protein nabati, serta buah kelengkeng sebagai

sumber vitamin.

Meriahkan Hari Pengayoman ke-81, Kanwil Kemenkum Sulbar Gelar Pertandingan Billiard

 

Mega Sulfiana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan status gizi anak-anak usia sekolah sekaligus mendukung proses belajar yang lebih optimal.

 

“Melalui program ini, kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup agar tumbuh sehat dan mampu mengikuti pembelajaran dengan baik,” ujarnya.

 

Kemenkum Sulbar Dukung Penguatan Pelayanan Publik melalui Forum PASTI ADA SOLUSI

Program MBG sendiri menjadi salah satu prioritas dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di daerah, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan gizi sejak usia dini hingga remaja.

Kegiatan berlangsung lancar tanpa kendala berarti, dengan distribusi yang tepat sasaran dan sesuai perencanaan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *