Mamuju – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat terus memperluas penguatan ekosistem Kekayaan Intelektual (KI) melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah koordinasi pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual (Sentra KI) di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Mamuju, Kamis (9/7).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam melahirkan karya intelektual yang perlu memperoleh pelindungan hukum agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Perguruan tinggi merupakan pusat lahirnya berbagai inovasi, hasil penelitian, dan karya ilmiah. Karena itu, pembentukan Sentra KI menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran, pendampingan, serta perlindungan terhadap setiap karya intelektual yang dihasilkan sivitas akademika,” ujar Saefur Rochim.
Koordinasi tersebut dihadiri Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hidayat, dan diterima langsung oleh Ketua STT Mamuju, Simon, didampingi Wakil Ketua STT Mamuju, Pilipus. Pertemuan juga membahas rencana penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai dasar penguatan sinergi di bidang Kekayaan Intelektual.
Dalam kesempatan itu, Hidayat menjelaskan bahwa Sentra KI berfungsi sebagai pusat layanan, edukasi, konsultasi, dan pendampingan di lingkungan perguruan tinggi. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai pentingnya pelindungan Kekayaan Intelektual sekaligus mendorong peningkatan jumlah permohonan hak kekayaan intelektual atas hasil penelitian, inovasi, maupun karya kreatif.
Pihak STT Mamuju menyambut baik rencana pembentukan Sentra KI dan menyatakan komitmennya untuk mempelajari mekanisme pembentukan serta implementasinya di lingkungan kampus. Kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya inovasi yang didukung oleh perlindungan hukum yang memadai.
Saefur Rochim menambahkan bahwa penguatan ekosistem Kekayaan Intelektual merupakan bagian dari upaya Kementerian Hukum untuk meningkatkan daya saing daerah melalui optimalisasi hasil inovasi dan penelitian.
“Kami akan terus memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi di Sulawesi Barat agar semakin banyak inovasi dan karya intelektual yang terlindungi. Melalui Sentra KI, kami berharap lahir ekosistem yang mampu mendorong kreativitas, meningkatkan nilai ekonomi hasil penelitian, serta memberikan kepastian hukum bagi para pencipta dan inventor,” pungkas Saefur Rochim.

Comment