News
Home » Berita » Jadi Inspektur Upacara di Makorem 142 Tatag, Gubernur Suhardi Duka: Cerdas Saja Tidak Cukup, Generasi Muda Harus Punya Patriotisme

Jadi Inspektur Upacara di Makorem 142 Tatag, Gubernur Suhardi Duka: Cerdas Saja Tidak Cukup, Generasi Muda Harus Punya Patriotisme

 

Mamuju – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) menegaskan generasi muda tidak cukup hanya pintar, tapi juga harus memiliki jiwa patriotisme.

 

Pernyataan itu disampaikan usai ia menjadi Inspektur Upacara pembukaan Persami Korps Kadet Republik Indonesia Kodam XXII/Palakawira Korem 142/Taroada Tarogau, Sabtu 22 November 2025.

 

Masuki Triwulan II, Kanwil Kemenkum Sulbar Lakukan Percepatan Kinerja Organisasi

Upacara digelar di Lapangan Korem 142/Taroada Tarogau dan dihadiri Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga serta Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono.

 

“Tanamkan pendidikan karakter karena cerdas saja tidak cukup, harus memiliki jiwa korsa, memiliki jiwa patriotisme,” kata Suhardi Duka.

 

SDK menjelaskan pentingnya hal itu karena kompetisi di masa depan makin ketat, generasi muda harus dipersiapkan agar mampu bersaing

Kanwil Kemenkum Sulbar Siap Implementasikan Transformasi Layanan AHU Digital Permudah Legalitas Usaha

 

“Ini adalah instruksi pak Presiden yang menjadi bagian untuk menyiapkan generasi kita untuk menjemput masa depan,” jelas SDK.

 

Selain Asta Cita, kegiatan ini juga sejalan dengan program Panca Daya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang fokus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

 

Kanwil Kemenkum Sulbar Perkuat Strategi Optimalisasi Kinerja di Triwulan II

“Ini cara bagian daripada menciptakan karakter kebangsaan yang tinggi. Jadi saya kira ini kita harus support dengan baik,” pungkas Suhardi Duka.

 

Sebanyak 300 pelajar dari 13 sekolah di Mamuju ikut terlibat dalam kegiatan ini, berlangsung selama tiga hari dan menghadirkan beragam materi bagi peserta.

 

Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono mengatakan, materi yang diberikan meliputi bela negara, pencegahan narkoba, minuman keras, hingga pencegahan paham terorisme.

 

“Sama ada psikologi lapangan yang sifatnya memupuk rasa kebersamaan, seperti itu,” ujarnya. (Rls)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *