MAJENE – Setelah memantau pemanfaatan jaringan di fasilitas kesehatan, langkah monitoring berlanjut ke sektor pendidikan. Masih pada Rabu (25/2/2026), Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (KominfoSS) Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, meninjau langsung perangkat bantuan internet program SULBAR Digital di SMKN 7 Majene.
Kunjungan ini difokuskan pada dua hal utama, yakni memastikan perangkat berfungsi optimal serta menegaskan komitmen keberlanjutan langganan setelah masa stimulan berakhir. Ridwan menilai, sekolah kejuruan memiliki kebutuhan konektivitas yang tinggi, terutama untuk praktik berbasis teknologi, akses materi daring, hingga pelaksanaan ujian berbasis komputer.
Ridwan mengemukakan, di lingkungan SMKN 7 Majene, jaringan internet dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar mengajar, sinkronisasi data pendidikan, serta berbagai aplikasi administrasi sekolah. Kehadiran internet berkecepatan stabil dinilai mempercepat adaptasi siswa terhadap sistem pembelajaran digital yang kini menjadi kebutuhan utama. Olehnya itu, menurut Ridwan, bantuan infrastruktur tidak boleh berhenti pada tahap pemasangan perangkat.
“Yang kita dorong adalah pemanfaatan maksimal dan kesinambungan. Sekolah harus merasakan langsung manfaatnya, dan setelah itu ada komitmen untuk melanjutkan langganan agar layanan tidak terputus,” ujarnya.
Dia pun menegaskan, program SULBAR Digital merupakan bagian dari visi transformasi digital yang diusung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S Mengga. Melalui monitoring berkelanjutan ini, Pemprov Sulbar ingin memastikan akses internet di sekolah-sekolah tidak sekadar menjadi fasilitas tambahan, melainkan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Staf SMKN 7 Majene, Rahmadi menyambut sekaligus menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov untuk pengembangan pelayanan sektor pendidikan di SMKN 7 Majene.
Dia pun berharap, perangkat yang telah terpasang dapat berkelanjutan dan berharap adanya dukungan untuk mengupgrade kapasitas.
“Butuh upgrade kapasitas karena digunakan 500 user. Ini sangat bermanfaat dan membantu proses belajar di sekolah, termasuk perlancar administrasi,” tandasnya. (Rls)

Comment