News
Home » Berita » Jembatan Perintis Garuda Tahap II Capai 50 Persen, Kodim 1418/Mamuju Optimis Tuntas Tepat Waktu

Jembatan Perintis Garuda Tahap II Capai 50 Persen, Kodim 1418/Mamuju Optimis Tuntas Tepat Waktu

MAMUJU – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda tahap kedua yang berlokasi di Desa Bambu, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga saat ini, progres pengerjaan jembatan telah mencapai 50 persen dan masih terus dikebut guna mendukung percepatan konektivitas wilayah. Rabu (15/4/2026).

 

Pengerjaan infrastruktur strategis ini menjadi salah satu upaya nyata dalam membuka akses antarwilayah serta meningkatkan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Kabupaten Mamuju.

 

Komandan Kodim (Dandim) 1418/Mamuju, Kolonel Arm Andang Radianto, S.A.P., menyampaikan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Pemprov Sulbar Hadiri Rakor Integrasi Data SIGIZI–PASTIPADU untuk Percepat Penanganan Stunting

“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan bentuk komitmen kami dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. Dengan progres yang telah mencapai 50 persen, kami optimis pengerjaan dapat diselesaikan tepat waktu,” ujar Dandim.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan jembatan ini nantinya akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.

 

Selain itu, sinergi antara TNI dan masyarakat setempat juga menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran proses pembangunan. Semangat gotong royong yang terus terjaga diharapkan mampu mempercepat penyelesaian proyek tersebut.

 

Inflasi Stabil, Sulbar Jaga Tren Positif di Bawah Kepemimpinan SDK

Dengan terus dikebutnya pembangunan Jembatan Perintis Garuda tahap II ini, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Mamuju semakin meningkat dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *