News
Home » Berita » Inflasi Sulbar 1,6% Masih Terkendali, Sekda Junda: Kita Jaga agar Tak Turun ke Batas Bawah

Inflasi Sulbar 1,6% Masih Terkendali, Sekda Junda: Kita Jaga agar Tak Turun ke Batas Bawah

Mamuju – Sekretaris Daerah Sulawesi Barat, Junda Maulana, membuka kegiatan Refreshment Gerakan Bersama Jaga Inflasi (GERAI) Sulawesi Barat menjelang Idul Adha 1447 H di Hotel Matos, Mamuju, Selasa 5 Mei 2026.

 

Kegiatan ini digelar Bank Indonesia bersama Pemprov dan Kementerian Agama Sulbar. Kegiatan ini bertujuan, menjaga inflasi tetap terkendali di momen Idul Adha yang rawan lonjakan harga.

 

Momentum hari besar keagamaan memang kerap diikuti kenaikan harga kebutuhan. Karena itu, peran berbagai pihak dinilai penting, termasuk para dai yang menjadi peserta kegiatan ini.

SPPG Topoyo Salurkan MBG untuk 1.725 Siswa di 16 Sekolah, Menu Bergizi Didistribusikan Sejak Pagi

 

Junda mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan berbagai langkah, mulai dari ketersediaan komoditas hingga dukungan transportasi. Namun, ada satu hal yang dinilai krusial, yakni komunikasi ke masyarakat.

 

“Karena kita sudah melakukan bagaimana penyediaan komoditas, kemudian transportasi keterjangkauan dan lain sebagainya. Tapi tinggal satu yaitu bagaimana komunikasi, karena apa pun yang dilakukan pemerintah, kalau masyarakatnya tidak mendukung maka tidak akan sukses,” jelasnya.

 

Kominfo Sulbar Gelar Coaching Klinik, Seragamkan Data Informasi Publik OPD

Ia berharap para dai bisa menjadi jembatan informasi di tengah masyarakat. Pesan yang disampaikan diharapkan sederhana namun berdampak, yakni mengajak masyarakat merayakan Idul Adha secara tidak berlebihan.

 

Selain itu, distribusi daging kurban juga diharapkan lebih merata, terutama kepada masyarakat kurang mampu, agar tidak memicu lonjakan permintaan di pasar.

 

“Sebenarnya peran ini tidak hanya sampai di sini. Kita berharap sustainable, para dai ini bukan hanya momentumnya ini, tapi dimana-mana juga memberikan advokasi penjelasan kepada masyarakat berkaitan inflasi,” jelasnya.

Kanwil Kemenkum Sulbar Nilai Kebijakan Publik Harus Berdampak ke Masyarakat

 

Junda juga memastikan kondisi inflasi di Sulbar saat ini masih terkendali. Angkanya berada di level 1,6 persen.

 

“Syukur alhamdulillah Sulawesi Barat ini Y-on-Y itu 1,6 persen masih dalam batas normal karena inflasi yang bagus itu ada 2,5 persen plus minus 1 persen. Kita 1,6 artinya masih di atas batas bawah yaitu 1,5 persen. Itu yang kita perlu jaga,” pungkasnya. (Rls)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *