News
Home » Berita » Potret Hangat Pelayanan MBG di Buntumalangka, Dari Sekolah hingga Posyandu Sederhana

Potret Hangat Pelayanan MBG di Buntumalangka, Dari Sekolah hingga Posyandu Sederhana

Mamasa – Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak mewarnai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Buntumalangka di Kecamatan Buntumalangka, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Selasa (12/5/2026).

Program yang berada di bawah naungan Yayasan Pallawa Lipu Grup tersebut menjangkau ribuan penerima manfaat, mulai dari peserta didik di sekolah hingga kelompok B3 yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala SPPG Mamasa Buntumalangka, Ridwan, S.E., bersama tim relawan dan tenaga ahli gizi yang terus berupaya memastikan pelayanan pemenuhan gizi berjalan optimal di wilayah pegunungan Mamasa.

Sebanyak 38 satuan pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA/SMK mendapatkan pelayanan MBG. Total penerima manfaat dari kalangan siswa, guru, dan tenaga kependidikan mencapai 1.944 orang.

Selain menyasar lingkungan sekolah, pelayanan juga diberikan kepada kelompok B3 melalui 23 posyandu yang tersebar di wilayah pelayanan SPPG Mamasa Buntumalangka. Tercatat sebanyak 553 penerima manfaat dari kelompok B3 turut menerima pelayanan gizi, sehingga total keseluruhan penerima manfaat mencapai 2.497 orang.

Gempur Rokok Ilegal, Bapenda Sulbar Galang Kekuatan Lintas Sektor

Menu makanan yang disajikan terdiri dari nasi putih, ayam goreng mentega, tahu goreng, sayur tumis daun kacang panjang dan jagung, serta buah pisang. Seluruh menu disusun berdasarkan kebutuhan gizi harian guna mendukung kesehatan dan tumbuh kembang penerima manfaat.

Di salah satu titik pelayanan kelompok B3, suasana sederhana namun penuh makna terlihat jelas. Dalam bangunan posyandu berdinding papan dan beralaskan tikar, para ibu hamil, ibu menyusui, dan balita berkumpul menerima pelayanan gizi dari tim SPPG.

Anak-anak tampak duduk bersama menikmati makanan yang dibagikan, sementara para ibu dengan penuh perhatian mendampingi buah hati mereka. Kehangatan tersebut menjadi gambaran nyata semangat kebersamaan masyarakat Buntumalangka dalam menjaga kesehatan keluarga di tengah keterbatasan fasilitas.

Bagi masyarakat di wilayah pegunungan Mamasa, program MBG bukan hanya tentang pembagian makanan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi anak-anak. Kehadiran makanan bergizi yang rutin diterima membantu masyarakat memenuhi kebutuhan nutrisi, khususnya bagi balita yang masih berada dalam masa pertumbuhan.

Meski fasilitas posyandu yang digunakan masih sederhana, pelayanan tetap berlangsung tertib, aman, dan penuh antusias. Semangat masyarakat dan para relawan menjadi bukti bahwa keterbatasan sarana tidak menghalangi upaya bersama dalam mendukung lahirnya generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas di Kabupaten Mamasa.

Gubernur Suhardi Duka: Gunakan Ilmu untuk Kebaikan, Jangan Sampai Justru Jauhkan dari Nilai Luhur

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *