Majene, 7 Mei 2026 — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan pentingnya penguatan pengelolaan Kekayaan Intelektual (KI) di lingkungan perguruan tinggi sebagai upaya mendorong perlindungan dan pemanfaatan hasil karya sivitas akademika secara optimal.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki potensi besar dalam menghasilkan berbagai inovasi, penelitian, dan karya ilmiah yang perlu mendapatkan perlindungan hukum agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Perguruan tinggi merupakan salah satu pusat lahirnya inovasi dan karya intelektual. Karena itu, keberadaan Sentra Kekayaan Intelektual menjadi sangat penting untuk mendukung pengelolaan, pendampingan, dan perlindungan terhadap hasil karya sivitas akademika,” ujar Saefur Rochim disela-sela kesempatannya
Terkait dengan itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulbar, Hidayat, bersama sejumlah jajaran melaksanakan audiensi dengan STIKES Marendeng Majene yang berlangsung pada Kamis (7/5).
.
Dalam pertemuan itu dibahas penguatan pengelolaan Kekayaan Intelektual di lingkungan perguruan tinggi, termasuk pentingnya pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual (Sentra KI) sebagai wadah pendampingan, pengelolaan, dan perlindungan karya intelektual sivitas akademika.
Sentra KI diharapkan mampu menjadi pusat layanan yang mendukung peningkatan kesadaran hukum serta pemanfaatan Kekayaan Intelektual secara berkelanjutan, baik terhadap karya ilmiah, hasil penelitian, maupun berbagai inovasi lainnya yang dihasilkan oleh civitas akademika.
Pihak STIKES Marendeng Majene turut menyampaikan apresiasi atas inisiasi penguatan Sentra KI yang dilakukan oleh Kanwil Kemenkum Sulbar. Selain itu, pihak kampus juga menyatakan kesiapan untuk hadir secara langsung pada kegiatan penguatan Sentra KI dan penandatanganan kerja sama yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Mei 2026 di Mamuju.
Saefur Rochim berharap sinergi antara Kanwil Kemenkum Sulbar dan perguruan tinggi dapat terus diperkuat guna membangun ekosistem Kekayaan Intelektual yang lebih maju dan produktif di Sulawesi Barat.
“Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam membangun budaya perlindungan Kekayaan Intelektual sekaligus meningkatkan daya saing daerah melalui inovasi dan hasil penelitian,” tuturnya.

Comment