Mamuju — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyoroti pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) sebagai pilar utama dalam mengakselerasi ekonomi daerah melalui inovasi dan kreativitas masyarakat.
Hal tersebut ditegaskannya menanggapi kegiatan Sosialisasi dan Fasilitasi Pengakuan Hak Kekayaan Intelektual atas Inovasi Daerah di Kabupaten Mamuju Tengah. Saefur menjelaskan bahwa legalitas KI tidak hanya menjamin kepastian hukum, tetapi juga menjadi instrumen untuk mendongkrak nilai ekonomi bagi para inovator lokal.
Guna memperluas jangkauan pemahaman, Kanwil Kemenkum Sulbar menggelar edukasi mengenai urgensi perlindungan karya inovatif masyarakat secara daring. Beberapa poin kunci yang dibahas meliputi:
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulbar, Hidayat Yasin, menyatakan bahwa pendaftaran KI adalah langkah konkret untuk melindungi aset ekonomi milik pelaku UMKM dan kreator daerah.
Komoditas besar dari Mamuju Tengah seperti kakao dan kelapa, serta produk UMKM unggulan lainnya, dipetakan sebagai prioritas yang harus segera mendapatkan perlindungan hukum KI.
Meski masih terdapat kendala teknis dan anggaran, pemerintah berkomitmen menyediakan program fasilitasi guna menyederhanakan prosedur pendaftaran bagi masyarakat.
Keberhasilan program ini menuntut sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Kementerian Hukum.
“Kegiatan ini berfungsi sebagai jembatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pendampingan nyata dalam proses pendaftaran dan pencatatan karya mereka,” ungkap Kepala Bapperida Kabupaten Mamuju Tengah, Dr. H. Dzulkifli.
Sekretaris Daerah Mamuju Tengah, Litha Febriani, turut menambahkan bahwa proses pendaftaran KI kini telah bertransformasi menjadi lebih transparan, efisien, dan terdigitalisasi. Beliau berharap agenda ini menghasilkan output nyata berupa penerbitan sertifikat KI bagi para pelaku usaha di Mamuju Tengah.
Melalui keterlibatan aktif perangkat daerah dan para inovator, langkah strategis Kanwil Kemenkum Sulbar ini diharapkan mampu menciptakan iklim kompetisi yang sehat serta memperkuat daya saing ekonomi Kabupaten Mamuju Tengah di masa depan.

Comment